Pemprov Kalsel Dukung Sekolah Rakyat, Galuh Tantri : Upaya Strategis Tingkatkan Kualitas SDM Sekaligus Tekan Kemiskinan

oleh
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra (jilbab putih), saat meninjau program sekolah rakyat di Banjarbaru. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemprov Kalsel terus mendukung program sekolah rakyat guna membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya strategis. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Sekolah rakyat peruntukkannya untuk anak-anak usia sekolah yang berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Sehingga mereka memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas.

Tantri bilang, pendidikan menjadi modal utama untuk memperbaiki masa depan. “Melalui sekolah rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu. Harapannya memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” paparnya di Banjarbaru, Senin (8/6/2026).

Saat ini tahapan pelaksanaan program, masih berfokus pada verifikasi dan validasi data calon peserta didik. Langkah tersebut untuk memastikan penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang memenuhi kriteria.

Dalam prosesnya, pemerintah daerah berkolaborasi dengan dinas sosial kabupaten/kota serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan pendataan langsung di lapangan.

Pendataan Peserta Sekolah Rakyat Berlangsung

Pendataan tersebut juga menjadi sarana memperbarui data kesejahteraan masyarakat yang belum tercatat dalam sistem. Hasil verifikasi sementara menunjukkan masih terdapat sejumlah keluarga yang layak menerima manfaat, namun belum masuk dalam basis data sosial.

Karena itu, pemerintah terus melakukan penyempurnaan data agar tidak ada anak yang berhak menerima bantuan pendidikan tetapi terlewatkan.

“Pendataan terus berjalan agar seluruh calon peserta yang memenuhi syarat dapat terakomodasi dan program berjalan tepat sasaran,” jelas Tantri.

Keberadaan sekolah rakyat harapannya mampu menjadi salah satu instrumen efektif dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Dengan pendidikan yang memadai, anak-anak memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa mendatang.

Terkait pembangunan sarana sekolah rakyat di Kalsel, seluruh pemkab dan pemkot telah mengusulkan lokasi pembangunan.

Pada tahap awal, pemerintah pusat akan merealisasikan pembangunan di tiga lokasi terlebih dahulu, sementara daerah lainnya secara bertahap hingga tahun 2029.

Meski demikian, sejumlah kendala masih menjadi perhatian, di antaranya kondisi lahan yang rawan banjir, proses pembebasan lahan, serta kesiapan infrastruktur pendukung.

Visited 1 times, 1 visit(s) today