KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kalimantan Selatan informasinya menghentikan operasional. Akibatnya sebagian distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah juga terhenti.
Berdasarkan informasi alasan pengehentian karena dana pencairan untuk SPPD dari pusat belum cair. Informasinya beberapa SPPG yang menghentikan operasi ada di Banjarbaru dan Kabupaten Tapin. Selain itu se Indonesia sebelumnya juga tersiar kabar sejumlah dapur MBG berbagai daerah menghentikan operasionalnya karena dana dari BGN belum cair.
Menindaklanjuti hal tersebut, konfirmasi kepada Koordinator Wilayah BGN Kalsel, Siti Fatimah. Memalui nomor whatsapp 0822100xxx tidak mendapat merespons. Begitu pula Korwil BGN Banjarbaru, Citra melalui nomor wa 0853898xxx. Keduanya belum menjawab wawancara kalselmaju.com via seluler.
Sementara melansir dari media online nasional, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang menjelaskan. Soal isu sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhenti sementara karena anggaran dari BGN belum turun.
Menurut Nanik, dana operasional untuk dapur MBG sudah cair mulai Jumat (5/6/2026) pekan lalu. “Ada bagian dari hoaks, ada bagian dari, semua sudah cair dari mulai Jumat. Yang 27.877 tadi itu loh, sudah masuk, sudah operasional,” kata Nanik, di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (8/6/2026), melansir dari Kompas.com.
Menurut Nanik, sebagian SPPG dananya sudah cair. Ada juga SPPG yang dananya baru akan cair pada hari ini. “Jadi, memang ada beberapa yang apa namanya, yang Jumat itu sudah dicairkan, yang Senin ini juga dicairkan. Tadi kalau tidak salah kami dapat laporan 5T ya Ibu ya, dicairkan hari ini,” tutur dia. Menurut Nanik, hal ini bukan masalah besar tapi hanya teknis saja. “Jadi, tidak ada masalah, ini masalah teknis saja,” ujar dia.





