KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin membangun 200 unit tangki septik individual sebagai pengganti jamban apung di kawasan bantaran sungai. Untuk mendukung program Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, menjelaskan pembangunan telah mulai sejak Mei 2026 dan kini berjalan sesuai tahapan, Sabtu (27/6/2026).
Empat kelurahan menjadi sasaran program ini, yakni Basirih, Kuin Utara, Murung Raya, dan Mantuil. Selama ini masih banyak penggunaan jamban apung dan tergolong kawasan kumuh. Program menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp2,3 miliar dari pemerintah pusat.
Selain PUPR, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman juga membangun 80 unit sarana sanitasi sebagai bagian dari upaya yang sama. Proses pembangunan berjalan secara swakelola oleh masyarakat dengan pendampingan dan pengawasan dari Dinas PUPR.
Chandra menargetkan seluruh pembangunan rampung paling lambat November 2026.
“Insyaallah selesai semuanya pada November,” ujarnya.
Pihaknya juga akan terus mengusulkan bantuan DAK agar program serupa dapat berlanjut pada tahun mendatang.





