Salurkan Hewan Kurban kepada Ojol dan Difabel, PAN Banjarbaru Kolaborasi dengan Yayasan Abdul Azis Halaby

oleh
Ketua DPD PAN Banjarbaru, Emi Lasari (kaos biru) saat menyerahkan bantuan daging dan beras. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Semangat Iduladha 1447 Hijriah dengan aksi berbagi oleh DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Banjarbaru bersama Yayasan Abdul Aziz Halaby. Salurkan hewan kurban kepada ojek online (ojol) dan difabel.

Penyaluran sebanyak 700 paket daging kurban dan beras kepada berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari komunitas ojek online (ojol), Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Banjarbaru. Hingga komunitas down syndrome, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Selain menerima paket kurban, para penerima manfaat juga dapat kesempatan berdialog untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan mereka. Salah satu momen yang paling berkesan bagi komunitas ojol.

Menerima bantuan seekor sapi kurban. Dari Wali Kota Banjarbaru sekaligus Pembina dan Pengawas Yayasan Abdul Aziz Halaby, Hj Erna Lisa Halaby. Bantuan itu dapat sambutan penuh rasa syukur oleh para pengemudi. Yang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan hewan kurban secara langsung.

Perwakilan driver ojol, Mawardi, mengaku terharu dan tidak menyangka komunitasnya mendapat kesempatan untuk ikut merasakan kebahagiaan berkurban pada tahun ini.

“Kami tidak menyangka dan sangat berterima kasih kepada wali kota serta PAN Banjarbaru,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata kepada para pengemudi ojol yang selama ini jarang tersentuh program serupa. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlangsung pada tahun-tahun mendatang.

PAN Banjarbaru Kemas Pembagian Daging dengan Serap Aspirasi

Sementara itu, Ketua DPD PAN Banjarbaru, Emi Lasari, mengatakan bahwa kegiatan kurban tidak hanya bertujuan membagikan daging dan beras. Tetapi juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami ingin Iduladha menjadi momentum untuk berbagi sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat, baik dari komunitas disabilitas maupun para driver ojol,” papar Emi.

“Berbagai masukan yang disampaikan akan kami teruskan kepada Wali Kota sebagai bahan pertimbangan dalam kebijakan ke depan,” imbuhnya.

Emi menambahkan, perhatian terhadap kelompok disabilitas dan pekerja sektor informal seperti ojol merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi turut disampaikan, di antaranya terkait keringanan biaya parkir bagi driver ojol, khususnya di kawasan Pasar Bauntung.

Menurut Emi, beberapa langkah telah dilakukan, termasuk penerapan parkir gratis bagi ojol di RSD Idaman serta dorongan agar tarif parkir di pusat perbelanjaan dapat lebih ramah bagi para pengemudi.

Visited 1 times, 1 visit(s) today