Padukan Wirasa dan Wirama dalam Koreo, Kejuaraan Dancesport Wali Kota Cup Banjarmasin 2026

oleh
Salah satu peserta Kejuaraan Dancesport Wali Kota Cup Banjarmasin saat tampil. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN  – Kejuaraan Dancesport Wali Kota Cup Banjarmasin 2026 mendapat sambutan antusias dari para atlet dan klub. Sebanyak 56 peserta ambil bagian dalam ajang yang berlangsung di Rumah Anno, Sabtu (30/5/2026) siang.

Kejuaraan ini mempertandingkan 13 nomor dan terbagi dalam tiga hari pelaksanaan. Adapun kategori perlombaan meliputi nomor latin, standar, tradisional, hingga hip hop. Peserta tidak hanya berasal dari Banjarmasin, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar Kota Seribu Sungai.

Panitia pelaksana, Cinta Dinda Kajol Triatna, mengaku jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut melampaui perkiraan awal panitia.

“Kami mempertandingkan 13 nomor terbagi dalam tiga hari pelaksanaan, yaitu nomor latin, standar dan tradisional, serta hip hop. Jumlah peserta mencapai 56 orang, terdiri dari klub-klub dancesport dan ada juga yang berasal dari luar Banjarmasin. Awalnya kami memperkirakan hanya sekitar 30 peserta, tetapi alhamdulillah jumlah peserta yang mengikuti cukup banyak,” ujarnya.

Kejuaraan Dancesport Sarana Unjuk Hasil Latihan

Sementara itu, Ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Muslih, mengapresiasi semangat para atlet yang tampil dalam kejuaraan tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah bagi atlet untuk menunjukkan hasil latihan sekaligus mengasah kemampuan bertanding.

“Luar biasa atlet-atlet kita. Peserta yang mengikuti kejuaraan ini mulai dari siswa kelas 1 sekolah dasar hingga tingkat sekolah menengah atas. Yang terpenting adalah semangat mereka untuk berkompetisi dan menunjukkan hasil latihan yang telah dijalani masing-masing,” katanya.

Muslih berharap kejuaraan ini dapat menjadi sarana pembinaan atlet usia dini sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet dancesport berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Di sisi lain, juri kategori tradisional, Tutut Devita, menjelaskan bahwa penilaian dalam perlombaan dancesport dilakukan berdasarkan beberapa aspek utama, yakni wiraga, wirasa, dan wirama.

Menurutnya, ketiga unsur tersebut harus selaras dengan musik dan irama agar penampilan atlet dapat memperoleh nilai maksimal.

“Yang kami nilai dari peserta adalah wiraga, wirasa, dan wirama, sesuai dengan musik serta irama yang dimainkan. Catatan untuk para atlet adalah terus berlatih dengan disiplin dan intens. Di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, banyak atlet yang memiliki potensi bagus, tinggal bagaimana mereka meningkatkan kualitas latihan,” ungkapnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today