KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Kondisi SD Negeri Sungai Jingah 4 Kota Banjarmasin mengalami kerusakan berat dan sangat memprihatinkan.
Pemerintah Kota Banjarmasin belum melakukan perbaikan, dan mempertimbangkan relokasi sekolah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengungkapkan bahwa rencana awal perbaikan bangunan harus menyesuaikan dengan kebijakan prioritas pemerintah kota.
“Awalnya kita merencanakan rehab, namun Wali Kota sedang fokus pada pengembangan Taman Edukasi Satwa di eks Kebun Binatang Mini Jahri Saleh,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ryan juga menjelaskan pengembangan kawasan tersebut berpotensi menggunakan lahan sekolah yang letaknya berdampingan. Sehingga opsi relokasi menjadi solusi yang tengah mereka siapkan.
Menurut Ryan, pemkot saat ini sudah mengantongi rencana lahan pengganti yang lebih representatif. Lahan tersebut merupakan aset Pemkot yang saat ini masih berstatus pinjam pakai oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Kita masih melakukan pengukuran. Kalau memang tidak mencukupi, kemungkinan akan ada penambahan lahan, bahkan pembebasan lahan di sekitar lokasi,” jelasnya.
Langkah ini ujar Ryan menjadi perhatian mengingat jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai ratusan orang. Kebutuhan minimal SD harus memiliki 18 rombongan belajar (rombel) agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.
Ia pun menegaskan bahwa perencanaan pembangunan sekolah baru akan menyesuaikan standar kebutuhan ruang kelas dan kapasitas siswa.
“Harus kita pastikan jumlah kelas mencukupi sesuai standar, sehingga kualitas pendidikan tetap terjaga,” tandasnya.
Rencana itu targetnya akan mulai pada tahap perencanaan dalam anggaran perubahan 2026.





