Atasi 10 Titik Rawan Genangan Air di Jalan A Yani, Pemko Banjarbaru Kerjasama dengan Balai Jalan Susun DED

oleh
Salah satu titik yang menjadi genangan air dari 10 titik yang akan ditangani oleh Pemko Banjarbaru bersama BBPJN. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mempercepat upaya penanganan genangan air di jalur protokol Jalan A. Yani. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby. Sjak 2025 telah mengajukan penanganan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Banjarbaru Denny Pramuji menyampaikan, langkah awal melalui peninjauan lapangan bersama antara Pemko dan BPJN guna mengidentifikasi titik-titik rawan genangan.

Saat ini, penanganan tersebut memasuki tahap penting. Dengan penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) oleh BPJN Kalsel. Dokumen ini akan menjadi dasar perencanaan teknis penanganan drainase secara menyeluruh.

“Rencana DED mencakup sepuluh titik genangan yang menjadi prioritas,” ujar Denny, Kamis (9/6/2026).

Ia menjelaskan, sepuluh lokasi tersebut merupakan kawasan strategis di sepanjang Jalan Ahmad Yani Banjarbaru yang selama ini kerap terdampak genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Dalam proses penyusunan DED, Pemko Banjarbaru juga melibatkan forum ekspose awal. Keterlibatan ini bertujuan untuk memberikan masukan teknis sekaligus memastikan kesiapan sistem drainase kota. Terutama dalam menampung aliran air dari saluran baru.

Meski proyek permanen masih dalam tahap perencanaan, Pemko Banjarbaru tetap melakukan langkah antisipasi jangka pendek. Salah satunya melalui kegiatan pembersihan saluran drainase secara rutin dan gotong royong.

“Kami bersama BPJN terus melakukan pembersihan berkala di titik-titik genangan agar aliran air tetap lancar dan meminimalkan dampak genangan,” jelasnya.

Adapun sepuluh titik yang masuk dalam rencana penanganan meliputi kawasan depan Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana, ruas depan Auto 2000 hingga Indomaret lama, area Jalan Karya Manuntung hingga Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera, serta sejumlah titik lain seperti kawasan Universitas Achmad Yani, BPKP Kalsel, hingga Bundaran Universitas Lambung Mangkurat.

Dengan sinergi yang terus diperkuat antara Pemko Banjarbaru dan BPJN Kalsel, pemerintah optimistis permasalahan genangan di jalur nasional tersebut dapat teratasi secara bertahap dan berkelanjutan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today