KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Warga yang terdampak amblesnya Jalan Veteran Km 5,5, Banjarmasin Timur, berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sejak akses jalan terputus, aktivitas ekonomi di sekitar lokasi ikut lumpuh sehingga sejumlah pelaku usaha kehilangan sumber penghasilan.
Salah seorang warga, Mama Zaky (44), mengaku terpaksa menutup toko miliknya yang berada tidak jauh dari lokasi jalan ambles. Hingga proses perbaikan selesai.
“Mana ada penghasilan kalau manusianya jua tidak ada,” ujarnya.
Menurut Mama Zaky, toko tersebut merupakan satu-satunya sumber nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sejak jalan tutup, tidak ada lagi pelanggan yang datang sehingga usahanya tidak bisa beroperasi.
“Tidak ada lagi penghasilan, ini aja yang diharapkan,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada warga yang kehilangan mata pencaharian akibat dampak amblesnya jalan.
“Kalau bisa dapat dana bantuan kah. Soalnya kan kita makan sehari-hari, anak sekolah,” katanya.
Sementara itu, proses perbaikan jalan masih berlangsung. Warga memperkirakan pekerjaan membutuhkan waktu sekitar satu bulan, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan menargetkan perbaikan rampung dalam tiga pekan sejak insiden ambles yang terjadi pada Rabu (15/7/2026).
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, memastikan ruas Jalan Sungai Lulut yang terdampak ambles sudah tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi kawasan tersebut. Harapnya menggunakan jalur alternatif yang telah petugas siapkan untuk menghindari kemacetan serta potensi kecelakaan.
“Untuk sementara kendaraan roda empat tidak diperbolehkan melintas. Kami minta masyarakat mencari jalur alternatif demi keselamatan bersama,” tegasnya.





