KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 68 pembalap ambil bagian dalam Kejuaraan Balap Sepeda Wali Kota Cup 2026 oleh Pemerintah Kota Banjarmasin di halaman Balai Kota, Sabtu (30/5/2026).
Kejuaraan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Mei hingga 1 Juni 2026.
Panitia mempertandingkan sejumlah kategori, yakni Mountain Bike (MTB), BMX, dan Road Bike (RB) untuk kelompok pelajar dan umum se-Kota Banjarmasin.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Tetapi juga upaya mendorong generasi muda lebih aktif berolahraga dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai.
“Harapan Wali Kota Banjarmasin, seluruh cabang olahraga bisa semakin berkembang. Dengan begitu anak-anak dan remaja kita dapat mengurangi penggunaan gadget serta lebih banyak melakukan kegiatan positif,” ujarnya.
Menurut Ichrom, olahraga memiliki banyak manfaat. Tidak hanya untuk kesehatan fisik tetapi juga dalam membentuk karakter dan meningkatkan interaksi sosial generasi muda.
“Olahraga menjadi sarana anak-anak untuk bersosialisasi, bertemu teman-teman, serta menjaga kebugaran tubuh. Karena itu kami berharap para orang tua terus mendorong anak-anaknya mengikuti berbagai kegiatan olahraga,” katanya.
Ia juga mengajak para guru untuk berperan aktif menumbuhkan budaya olahraga di lingkungan sekolah.
“Kami berharap para guru dapat memotivasi peserta didik agar giat berolahraga sehingga lahir generasi muda yang sehat, aktif, dan berprestasi,” tambahnya.
Ichrom menilai antusiasme peserta pada kejuaraan tahun ini cukup tinggi dan harapannya terus meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.
“Hari ini peserta cukup banyak. Mudah-mudahan pada kesempatan mendatang jumlahnya semakin meningkat, terutama dari kalangan pelajar dan anak-anak muda Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Melalui Wali Kota Cup Balap Sepeda 2026, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dapat melahirkan atlet-atlet potensial. Sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Banjarmasin yang semakin maju di usia ke-500 tahun.





