KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mendesak seluruh SKPD mempercepat realisasi anggaran dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Prioritas di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (15/4/2026).
Hal tersebut lantaran serapan anggaran triwulan pertama 2026 masih jauh dari harapan.
Yamin menegaskan bahwa rendahnya realisasi anggaran tidak bisa ditoleransi mengingat waktu sudah memasuki April.
“Realisasi kita masih rendah. Seharusnya program sudah berjalan, bukan lagi tahap persiapan,” tegasnya.
Ia menilai lambannya penyerapan anggaran bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga lemahnya akselerasi di tingkat pelaksana.
Sejumlah faktor menjadi penyebab, mulai dari anggaran yang belum cair, perubahan perencanaan, hingga minimnya penyedia dalam pengadaan barang dan jasa.
“Bahkan ada paket yang sudah ditayangkan, tapi tidak ada yang mengambil,” ujarnya.
Yamin menetapkan April hingga Mei sebagai momentum krusial agar seluruh program mulai berjalan di lapangan. Seluruh SKPD ia minta menandatangani pakta integritas dengan konsekuensi tegas jika target tidak tercapai.
43 Persen Kegiatan Masih Tersangkut Lelang
Plt Sekda Banjarmasin, Dolly Syahbana, mengungkapkan bahwa persoalan terbesar berada pada tahap pengadaan, khususnya sektor pekerjaan umum.
Sekitar 43 persen kegiatan masih tertahan di proses lelang yang kerap berulang akibat ketidaksesuaian kriteria atau minimnya peserta.
Pemko kini aktif melibatkan Inspektorat untuk mengawasi progres kegiatan, serta memperkuat peran staf ahli untuk mengawal program strategis.
Pemko menargetkan seluruh program rampung pada triwulan ketiga, sekitar September–Oktober 2026.
“Harapan kita, Oktober sudah selesai. Jadi akhir tahun tinggal peresmian,” pungkasnya.





