KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Balangan kembali mendapat penguatan. Melalui kolaborasi strategis antara Universitas Sapta Mandiri (Univsm) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3APPKBPMD) Balangan.
Kerja sama tersebut berlangsung saat acara Penutupan Pekan Mahasiswa Penting (Peduli Stunting) yang berlangsung di Sekolah Siaga Kependudukan. Acara ini juga sekaligus dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) sebagai dasar hukum komitmen kedua belah pihak.
Kepala DP3APPKBPMD Balangan, H Bejo Priyogo, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap kolaborasi tersebut mampu memberikan dampak konkret bagi percepatan penurunan angka stunting di daerah.
“Alhamdulillah, telah terlaksana kegiatan Penutupan Pekan Mahasiswa Penting (Peduli Stunting) di Sekolah Siaga Kependudukan Kabupaten Balangan. Semoga sinergi ini memberikan dampak nyata dalam percepatan penurunan stunting dan memperkuat edukasi kependudukan di masyarakat,” ujarnya.
Melalui program Mahasiswa Penting (Peduli Stunting), mahasiswa Univsm didorong untuk berperan aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Agar mereka mampu menyebarluaskan informasi yang benar terkait gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya perencanaan keluarga. Selain itu, mereka harus menjadi teladan penerapan pola hidup sehat di lingkungan sekitarnya.
Kolaborasi ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi. Mereka mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya di bidang kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia.
Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemkab Balangan optimistis upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Selain itu, program ini akan menyentuh langsung lapisan masyarakat. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan generasi Balangan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.





