Ditarget Rampung 2028, Pembangunan Jembatan Pulau Laut Terus Berlanjut

oleh
oleh
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Robby Cahyadi. (Foto: Zoya NH/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan Kabupaten Kotabaru dengan Tanahbumbu terus berlanjut. Saat ini pembangunan tersebut telah memasuki tahap awal pelaksanaan.

Di lapangan, progres fisik mulai terlihat pada tahap persiapan. Mobilisasi alat dan material ke lokasi proyek tengah berjalan seiring rampungnya proses kontrak pekerjaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Kalimantan Selatan, Satker PJN Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XI Banjarmasin, Ichsan Permana Putra, mengatakan kontrak pekerjaan baru mulai pada akhir Desember. Oleh karena itu, pelaksanaan fisik saat ini masih berfokus pada tahap awal.

“Saat ini kami masih dalam tahap penyiapan material dan mobilisasi alat. Kontrak pekerjaan baru mulai akhir Desember, sehingga pelaksanaan fisik di lapangan masih fokus pada persiapan,” ujar Ichsan.

Ia menambahkan, pekerjaan pondasi jembatan rencananya akan berjalan dalam waktu dekat. Selain itu, BBPJN sendiri mendapat amanah melaksanakan pembangunan bentang utama jembatan. Termasuk sebagian jembatan pendekat di sisi arah Kotabaru sepanjang sekitar 500 meter.

Rancangan Jembatan Pulau Laut akan menggunakan tipe cable stayed dengan dek beton dan sistem kabel penyangga. Menara jembatan memiliki tinggi lebih dari 80 meter dan nantinya akan menjadi salah satu ikon infrastruktur baru di Kalimantan Selatan.

Untuk progres jangka menengah, pekerjaan pondasi akan menjadi fokus utama hingga akhir 2026. Sementara itu, bentang utama jembatan targetnya mulai terlihat secara signifikan pada 2027.

“Target penyelesaian keseluruhan pembangunan Jembatan Pulau Laut direncanakan hingga tahun 2028,” jelas Ichsan.

Keberadaan jembatan ini harapannya menjadi akses strategis sekaligus gerbang logistik baru bagi wilayah Kotabaru, Tanahbumbu, dan kawasan sekitarnya.

Telan Anggaran Rp 6,6 Triliun

Total estimasi anggaran pembangunan Jembatan Pulau Laut mencapai sekitar Rp6,6 triliun yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum. Dukungan juga diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk untuk dokumen perencanaan dan kajian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalimantan Selatan, Robby Cahyadi, menyampaikan pembangunan jembatan dari sisi Kotabaru maupun Batulicin masih terus berproses.

Menurut Robby, paket pekerjaan tahun anggaran 2025 oleh penyedia jasa, termasuk PT Hutama Karya, mendapat tambahan waktu selama 50 hari. Dengan demikian, target pekerjaan dapat tercapai.

Adapun untuk kelanjutan pembangunan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Proses lelang telah terlaksana dengan skema multiyears untuk periode 2026 hingga 2028.

“Skema ini diharapkan dapat bersinergi dengan pekerjaan bentang tengah yang ditangani Kementerian PU melalui BBPJN,” ujarnya mewakili Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, Selasa (27/1).

Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, pembangunan Jembatan Pulau Laut dapat terselesaikan sesuai target.

“Semoga jembatan ini mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kotabaru dan Tanahbumbu,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today