Kalsel Expo 2026 Remsi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp15 Miliar dari Ratusan Stan

oleh
Gubernur H. Muhidin mencoba produk salah satu stan Kalsel Expo 2026. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Kalsel Expo 2026 telah resmi berjalan. Ketua TP PPK Kalimantan Selatan Fathul Jannah, mewakili suaminya Gubernur H Muhidin, membuka kegiatan tersebut, Rabu (12/8).

Berlokasi di perkantoran Gubernur di Banjarbaru, Kalsel Expo 2026 targetnya mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan mencatat nilai transaksi hingga Rp15 miliar.

Target tersebut meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang hanya Rp14 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, sekaligus Ketua Kalsel Expo 2026, Ahmad Bagiawan, mengatakan kegiatan tersebut mendapat antusiasme masyarakat.

Expo beroperasi mulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 22.00 Wita. “Melihat antusias tadi, kita yakin masyarakat yang memang sudah lama tidak ada kegiatan atau hiburan bagi. Insyaallah ini akan ramai,” kata Bagiawan.

Selain menjadi ajang hiburan dan promosi, Expo harapannya memberikan dampak langsung terhadap pelaku usaha, khususnya UMKM.

Kalsel Expo 2026 menyediakan sebanyak 325 stan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 stan khusus bagi pelaku UMKM.

Jumlah stan UMKM tersebut meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya menyediakan sekitar 50 stan. Penambahan karena tingginya antusiasme pelaku UMKM untuk berpartisipasi.

“Harapannya UMKM ini ada pergerakan ekonomi masyarakat kita, pelaku usaha kecil kita ada transaksi, sehingga dengan banyaknya pengunjung yang hadir di sini,” doanya.

Siapkan Shtutle Bus ke Lokasi Expo

Untuk memudahkan masyarakat datang ke lokasi expo, panitia juga menyiapkan layanan shuttle bus gratis dari kawasan depan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Sementara itu, Kalsel Expo 2026 juga mendapat perhatian dari Kedutaan Besar Iran. Perwakilan Iran memang kerap hadir dalam kegiatan expo di Kalsel untuk melihat potensi perdagangan dan peluang kerja sama ekonomi di daerah.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah perdagangan batu bara. Perwakilan Iran disebut ingin melihat secara langsung potensi dan aktivitas perdagangan batu bara di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari survei untuk mengetahui peluang perdagangan.

“Kita ingin hubungan antar daerah dan antarnegara diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Gubernur H. Muhidin.

H. Muhidin mengajak pelaku usaha memanfaatkan Kalsel Expo untuk memperluas jaringan, mencari mitra, dan membuka pasar baru. “Bangun jejaring, buka komunikasi, temukan mitra baru, dan tindak lanjuti setiap peluang kerja sama,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today