KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Tanahbumbu digelar di Gedung Mahligai Bersujud, Simpang Empat, Senin (24/11/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” ini menjadi momentum penguatan peran PKK. Mereka mendukung ketahanan keluarga dan pembangunan daerah.
Bupati Tanahbumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa keluarga memiliki posisi strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Ini sejalan dengan arah pembangunan nasional.
“Peringatan ini menjadi penguatan semangat untuk bergerak bersama dalam karya dan pengabdian. Kita meneguhkan kembali komitmen bahwa keluarga adalah pondasi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia mengapresiasi peran aktif kader PKK yang selama ini terlibat langsung dalam berbagai program sosial. Mulai dari penurunan stunting, literasi keluarga, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan. Program-program tersebut dinilai memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bupati juga mendorong penguatan sinergi PKK dengan pemerintah daerah. Selain itu, peningkatan kapasitas kader hingga tingkat dasawisma, serta pemanfaatan teknologi informasi guna menunjang efektivitas program kerja.
Sementara itu, Ketua TP PKK Tanahbumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh pemerintah daerah terhadap seluruh kegiatan PKK. Ia juga mengapresiasi kerja keras kader dan mitra. Mereka semua telah berkontribusi menyukseskan peringatan HKG PKK tahun ini.
Dalam laporannya, ia menyebutkan PKK Tanahbumbu mencatat sejumlah prestasi. Ini termasuk di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dengan meraih juara satu pada lomba UP2K, Pola Asuh Anak dan Remaja, serta Tertib Administrasi. Selain itu, PKK juga meraih Harapan I untuk lomba PHBS dan Harapan untuk lomba Hatinya PKK.
Ia menambahkan, PKK Pusat juga memberikan arahan agar program kerja lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, memperkuat pemberian makanan bergizi bagi balita, ibu hamil, dan lansia, meningkatkan kompetensi kader, serta memperluas kemitraan strategis adalah hal yang penting.





