TPS3R Tak Berfungsi Optimal, Tumpukan Sampah di Samping TK Kuntum Mekar Menggunung

oleh
oleh
TPS3R
TPS3R Tak Berfungsi Optimal, Tumpukan Sampah di Samping TK Kuntum Mekar Menggunung. (Foto: Arum/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Guru Taman Kanak-Kanak (TK) Kuntum Mekar, Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah keluhkan tumpukan di samping sekolah yang menggunung. Hal tersebut terjadi akibat TPS3R di wilayah tersebut tak berfungsi optimal.

Keluhan ini kembali mencuat di tengah status tanggap darurat sampah yang sedang di sandang Kota Banjarmasin.

Kondisi inipun sempat viral setelah guru di sekolah tersebut menyuarakan keprihatinannya dan meminta pihak terkait agar memindah sampah dan tidak lagi menjadikan di lokasi itu tempat pembuangan.

Namun, menurut pihak sekolah, keluhan tersebut bukan hal baru. Persoalan sampah di samping sekolah telah berlangsung menahun dan belum mendapat solusi permanen.

Lurah Sungai Jingah, Arbain, membenarkan bahwa tumpukan sampah di dekat TK PGRI Kuntum Mekar telah lama menjadi permasalahan warga.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya di kawasan itu telah terbangun Tempat Pemilah Sampah (TPS) 3R, namun belum bisa beroperasi secara maksimal.

“Kelengkapan peralatan hingga sarana prasarana masih belum siap sepenuhnya,” kata Arbain, Minggu (13/4/2025).

Ia mengakui bahwa pemindahan lokasi pembuangan belum bisa, karena keterbatasan fasilitas yang ada. Meski demikian, ia memastikan akan menjaga kebersihan di sekitar sekolah.

Sementara, petugas sampah akan membersihkannya setiap hari. Ini hanya sementara sambil menunggu TPS 3R beroperasi penuh.

“Kami juga akan usulkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar menggeser titik pembuangan, supaya tidak berdekatan dengan sekolah,” jelasnya.

TPS3R berada tidak jauh dari sekolah tersebut dan menjadi target utama pemindahan pembuangan sampah jangka panjang.

“Kita selalu sosialisasi ke seluruh RT dan masyarakat. Karena TPA ditutup, mereka pun memakluminya,” ujar Arbain.

Banjarmasin saat ini tengah berjuang menangani kondisi darurat sampah setelah penutupan TPA karena kelebihan kapasitas. Pemerintah kota pun terus mengupayakan alternatif pengelolaan sampah termasuk optimalisasi TPS3R dan peran aktif masyarakat.

Visited 1 times, 1 visit(s) today