KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pekerjaan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di kawasan Simpang Sadur, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, telah rampung.
Bagi warga Kuin Kacil Sa’diah, ini bukan sekadar proyek infrastruktur—melainkan perubahan besar yang telah lama mereka nanti.
Selama lebih dari 10 tahun tinggal di kawasan Kuin Kacil, Sa’diah dan warga lainnya harus menghadapi kenyataan hidup di wilayah tanpa akses jalan darat.
Satu-satunya jalur transportasi saat itu hanyalah perahu kecil. Saat hujan datang, jalanan becek dan nyaris tak bisa dilalui, membuat mobilitas warga sangat terbatas.
Namun kini, berkat pembangunan jalan sepanjang 632 meter melalui program TMMD, semuanya berubah.
“Dulu jalan becek, kami sering pakai perahu. Sekarang alhamdulillah sudah bisa naik motor. Anak-anak juga lebih mudah pergi ke sekolah,” ucap Sa’diah dengan mata berbinar.
Perempuan paruh baya itu tak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengatakan bahwa perjuangan selama satu dekade kini terbayar lunas.
Aktivitas harian warga menjadi jauh lebih mudah—baik untuk bekerja, bersekolah, maupun mengakses kebutuhan pokok.
“Sekarang lebih mudah kalau mau ke pasar atau ke sekolah. Dulu kami benar-benar terisolir,” imbuhnya sambil tersenyum.
Tak hanya jalan, program TMMD juga menghadirkan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak. Sehingga warga tak lagi harus membuang limbah langsung ke sungai.
Fasilitas ini sangat penting karena sebelumnya sanitasi menjadi salah satu tantangan besar di kawasan tersebut.
Warga kini bisa menikmati hidup dengan lebih sehat dan nyaman. Sebuah kemajuan besar yang tak hanya terlihat dari infrastruktur, tapi juga dari harapan baru yang tumbuh di tengah masyarakat.
Program TMMD ke-125 telah resmi ditutup pada Kamis (21/8/2025). Namun jejak manfaatnya akan terus terasa bagi warga Kuin Kacil. Terutama mereka yang selama ini hidup di balik keterisoliran.





