KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menyampaikan pesan tegas dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan bahwa masa depan pendidikan tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga soal karakter generasi muda yang mulai tergerus.
“Mengambil teladan dari Ki Hajar Dewantara, anak-anak dapat membangun pondasi moral dan akhlak sebagai kunci menciptakan generasi penerus yang tangguh,” ujarnya.
Yamin menyoroti fenomena kenakalan remaja yang mulai marak di jalanan. Pemerintah Kota berencana memperketat pengawasan terhadap anak-anak, serta sanksi tegas bagi pelanggaran yang meresahkan.
“Ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi seluruh elemen. Kita ingin generasi kita tidak salah arah,” tegasnya.
Di sisi lain, pembenahan infrastruktur pendidikan juga masuk agenda prioritas. Sejumlah sekolah rencananya dapat rehabilitask total secara permanen. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan penggabungan sekolah untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menjelaskan bahwa momentum Hardiknas dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan bagi siswa kurang mampu. Bantuan berupa seragam, tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah didistribusikan secara bertahap sepanjang bulan ini.
“Bantuan menyasar jenjang PAUD, SD, hingga SMP berdasarkan data Program Indonesia Pintar dari Dinas Sosial,” pungkasnya.





