Tak Sempat Lihat Ka’bah, Satu Jemaah Calon Haji Kalsel Wafat Sesaat Sebelum Masuk Asrama

oleh
Proses verifikasi jemaah calon haji di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Seorang jemaah calon haji (CJH) Embarkasi Banjarmasin meninggal dunia, menjelang keberangakatan perdana. Jemaah ini meninggal dunia sesaat sebelum masuk Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (23/4/2026).

Awalnya, jumlah jemaah dalam kloter pertama sesuai kuota sebanyak 360 orang. Namun satu jemaah yang termasuk kategori lanjut usia wafat sebelum proses pemberangkatan.

“Kami masih berupaya mengisi kekosongan kursi tersebut agar jumlah jemaah dalam kloter tetap sesuai kuota,” jelas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kemenhaj Kalsel, Eddy Khairani, Kamis (23/4).

Meski demikian, secara umum kondisi jemaah lainnya dalam keadaan sehat dan siap menjalani rangkaian ibadah haji.

Kedatangan jemaah kloter pertama menjadi penanda proses pemberangkatan haji dari Embarkasi Banjarmasin tahun ini.

Sejak pagi hari, para jemaah telah berdatangan ke asrama untuk mengikuti tahapan administrasi dan pemeriksaan awal.

Proses penerimaan mulai sekitar pukul 06.00 Wita, ketika jemaah memasuki aula untuk melakukan registrasi dan penyerahan dokumen.

Pada tahap ini, jemaah menerima stiker nomor kursi pesawat, paspor, uang living cost sebesar 750 riyal, serta kartu identitas dan gelang jemaah.

Selain itu, verifikasi data sekaligus aktivasi kartu Nusuk yang kini sudah ada sejak di embarkasi.

Kartu tersebut menjadi dokumen penting karena sebagai akses ke sejumlah layanan selama berada di Arab Saudi, termasuk masuk ke Masjidil Haram dan kawasan Armuzna.

Pemeriksaan kesehatan juga menjadi bagian dari tahapan wajib sebelum keberangkatan. Khusus bagi jemaah lanjut usia dan berisiko tinggi, pelayanan secara khusus dengan mengarahkan mereka langsung ke kamar tanpa harus mengikuti seluruh proses di aula.

Sementara itu, seluruh barang bawaan jemaah tetap melalui pemeriksaan X-ray di gedung penyimpanan. Apabila ada barang yang tidak sesuai ketentuan, jemaah akan dipanggil untuk dilakukan penyesuaian.

Setelah seluruh proses penerimaan selesai, jemaah beristirahat sembari mengikuti kegiatan manasik lanjutan dan persiapan akhir.

Pada malam harinya, jemaah akan memasuki aula pemberangkatan sekitar pukul 19.05 Wita untuk pemeriksaan terakhir sebelum dibagi ke dalam bus sesuai rombongan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today