KALSELMAJU.COM, MARTAPURA – Pedagang wadai Ramadan di Martapura tahun ini tidak lagi mendapat fasilitas tempat berjualan dari PD Pasar Bauntung Batuah. Akibatnya, pedagang harus menyewa lapak secara mandiri untuk tetap bisa berjualan selama Ramadan.
Sejak pukul 12.00 Wita, Hj Fatimah dan Hj Iyak sudah membuka lapak di tepi jalan, tepat di samping Taman Cahaya Bumi Selamat. Keduanya menjual bingka seharga Rp15 ribu per potong.
“Rp15 ribu,” ujar Hj Fatimah, Sabtu (21/02/2026).
Memasuki hari ketiga Ramadan, mereka mengaku kondisi tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu pedagang mendapat fasilitas berjualan secara gratis dari PD Pasar, kini fasilitas tersebut tidak lagi tersedia.
“Tahun lalu ada fasilitas lokasi untuk berjualan gratis. Tahun ini tidak ada,” kata Fatimah.
Selain menyewa lapak, pedagang juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk tenda agar dagangan terlindung dari panas dan hujan.
Meski demikian, mereka menilai lokasi di pinggir jalan justru lebih strategis. Pembeli dapat langsung berhenti tanpa harus masuk ke area taman atau memarkir kendaraan.
“Kalau di sini orang bisa langsung berhenti. Tidak perlu repot turun dan parkir,” ujarnya.
Para pedagang berharap, meski tanpa fasilitas dari pengelola pasar, penjualan wadai tetap stabil hingga akhir Ramadan.





