KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pembangunan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin telah rampung secara fisik. Progres konstruksi, baik pada bagian atas bangunan maupun penataan landscape, sudah mencapai 100 persen.
Saat ini, pekerjaan hanya menyisakan penyesuaian interior serta pengaturan pencahayaan (lighting).
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, Ryan Tirta Nugraha, mengatakan seluruh pengerjaan bangunan, telah selesai.
“Sementara untuk interior ruangan, masih menyesuaikan kebutuhan masing-masing pengguna (user) yang nantinya akan mengelola fasilitas tersebut,” ujarnya.
Menjawab perhatian publik terkait desain bangunan bagian atas yang tampak berlubang di beberapa sisi. Ryan menjelaskan bahwa konsep tersebut untuk faktor keselamatan.
“Memang sengaja tidak dibuat tertutup, karena faktor safety angin. Itu untuk sirkulasi udara dan keamanan struktur,” jelasnya.
Ryan juga menegaskan bahwa area paling atas bangunan tidak berfungsi sebagai rooftop terbuka. Pengunjung nantinya hanya boleh naik hingga area view deck yang berada di lantai enam.
Tugu nol kilometer tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, antara lain area UMKM serta amfiteater berkapasitas sekitar 300 orang.
Amfiteater juga telah tersedia videotron, sistem tata suara, dan proyektor. Sehingga bisa untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni hingga agenda berskala kota.
Terkait pengelolaan, Ryan menyebut pihaknya hanya bertugas pada tahap pembangunan. Untuk operasional ke depan, pengelolaan akan mereka serahkan ke Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Biro Umum.
“Nanti akan kami serahkan dulu ke Biro Umum Setdaprov Kalsel. Selanjutnya, siapa yang mengelola akan menunggu arahan pimpinan. Termasuk kemungkinan dikelola pihak ketiga, mengingat kebutuhan biaya operasional yang tidak sedikit,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan hasil kajian, pengelolaan oleh pihak ketiga lebih ideal agar fasilitas tersebut dapat berjalan optimal.
Untuk waktu peresmian, Dinas PUPR Kalsel belum dapat memastikan jadwal pembukaan resmi bagi masyarakat.
“Namun dengan rampungnya pembangunan fisik, fasilitas ini diproyeksikan segera bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik dan pusat kegiatan baru di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin,” tandasnya.
Tugu Nol Kilometer Banjarmasin memiliki tinggi sekitar 99 meter dan. Pembangunan menggunakan APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan nilai anggaran sekitar Rp200 miliar.





