KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga menggelar bimbingan teknis tata kelola olahraga melalui pengembangan sistem informasi keplahragaan terintegrasi.
Bimtek yang berlangsung di Nasa Hotel ini mengikutkan 58 perwakilan pengurus cabang olahraga se-Kalimantan Selatan. Fokus utama bimtek adalah peningkatan kapasitas pengelolaan dan pemutakhiran data olahraga berbasis digital.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hafiz, menegaskan sistem informasi menjadi fondasi pembinaan olahraga yang terarah.
Sistem tersebut mengintegrasikan data atlet, pelatih, tenaga keolahragaan, wasit, perangkat pertandingan, hingga data event, sebagai dasar perencanaan program, evaluasi, dan pengambilan kebijakan.
“Setiap kebijakan harus berbasis data yang objektif dan terukur. Data yang lengkap akan memudahkan pemetaan potensi dan kebutuhan tiap cabang olahraga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh cabang olahraga agar integrasi data berjalan optimal.
Sementara itu, programmer sistem, Rizki Fadhillah, menyebut persoalan utama selama ini adalah belum meratanya pengelolaan database atlet.
Melalui bimtek, peserta mendapat pembekalan teknis input, pembaruan, dan validasi data berkala, termasuk pemantauan riwayat prestasi dan keikutsertaan atlet, baik di dalam maupun luar daerah.
“Dengan data terintegrasi, perkembangan atlet Kalimantan Selatan bisa dipantau secara menyeluruh dalam satu sistem,” jelasnya.
Selain aspek teknis, dinas juga menekankan perlindungan dan keamanan data. Seluruh cabang olahraga harus rutin memperbarui data agar sistem tetap akurat dan relevan.
Melalui langkah ini, Pemprov Kalsel menargetkan tata kelola olahraga semakin profesional, transparan, dan berbasis data, guna mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah di tingkat regional maupun nasional.





