KALSELMAJU.COM, MARTAPURA – Akses Jalan Keramat, Desa Tungkaran, terputus akibat banjir yang masih merendam kawasan tersebut, Sabtu (27/12/2025).
Ketinggian air sudah berkisar 50 hingga 80 sentimeter, membuat motor tidak bisa melintas jalur transportasi darat di sini.
Jalan Keramat merupakan penghubung menuju Jalan Martapura Lama. Jalan ini selama ini menjadi jalur alternatif penting untuk mengurai kemacetan, terutama saat momen 5 Rajab. Akibat banjir, jemaah terpaksa memutar melalui jalur lain yang jaraknya lebih jauh.
Ketua RT 02 Desa Tungkaran, Syaifullah, mengatakan banjir telah berlangsung hampir sebulan. Namun, dalam sepekan terakhir kondisinya semakin parah hingga jalan lumpuh total.
“Sekarang sudah tidak bisa dilewati sama sekali. Airnya setinggi paha,” ujarnya.
Ia menambahkan, banjir di wilayah tersebut terjadi hampir setiap tahun, namun semakin parah sejak banjir bandang 2021. Selain mengganggu arus lalu lintas, genangan juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga.
Warga berharap ada penanganan serius dari pemerintah, seperti peninggian jalan atau solusi permanen lainnya. Mengingat Jalan Keramat merupakan akses vital masyarakat dan jemaah haul, penanganan perlu segera dilakukan.





