KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Kota Banjarmasin tampil perkasa pada cabang olahraga beladiri sambo di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025. Tim yang diperkuat Rendi Aditya dan kawan-kawan sukses membukukan 11 medali emas, 7 perak, dan 2 perunggu. Mereka menahbiskan diri sebagai juara umum.
Bertarung di Gedung Serbaguna Jorong, Kecamatan Jorong, sejak 2 November lalu, pertandingan berlangsung sengit hingga hari terakhir pelaksanaan pada Rabu (5/11/2025). Dari 22 nomor tanding, Banjarmasin mendominasi hampir di semua kelas yang bertanding.
Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Persambi Banjarmasin, Muhammad Noor Riady, mengaku bangga atas capaian luar biasa para atletnya. Ia menyebut hasil ini melampaui target awal yang hanya membidik 10 medali emas.
“Alhamdulillah, Porprov kali ini kita berhasil melampaui target. Awalnya target hanya 10 emas, tapi bisa meraih 11 emas,” ujar Riady.
Sementara pelatih sambo Banjarmasin, Ricky Fajar Adi Putra, mengatakan keberhasilan timnya merupakan hasil dari latihan intensif selama enam bulan terakhir. Semangat juang tinggi para atlet juga menjadi kunci keberhasilan mereka.
“Rata-rata atlet sempat gugup di awal, tapi setelah turun bertanding mereka bisa mengolah emosi dan tampil fokus,” ungkap Ricky.
Ricky menambahkan, hampir seluruh petarung Banjarmasin berhasil menembus babak final. Namun, di beberapa kelas mereka harus menghadapi lawan berpengalaman yang sudah sering berlaga di level nasional.
“Ke depan kita akan lakukan evaluasi agar bisa tampil lebih baik lagi,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, atlet sambo Banjarmasin memborong 20 medali dari 22 nomor yang dipertandingkan. Ini menjadi bukti dominasi dan produktivitas tinggi para petarung dari ibu kota provinsi tersebut.
Sementara itu, kontingen Kabupaten Balangan menempati posisi kedua dengan perolehan 5 emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Adapun Hulu Sungai Selatan (HSS), yang sebelumnya berstatus juara umum, kali ini harus puas di peringkat ketiga dengan 3 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.





