Pengawasan Dapur MBG Diperketat Pasca Dugaan Keracunan Massal, Dinkes Kalsel Turunkan Tim

oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kalsel menurunkan tim. Pasca dugaan keracunan massal usia menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di Martapura. Pemerintah perketat pengawasan dapur MBG.

Pemerintah mengingatkan para guru, kepala sekolah, dan petugas dapur agar lebih disiplin dalam melakukan pengecekan sebelum pembagian makanan. Keberhasilan program makan bergizi tidak hanya bertumpu pada penyediaan menu, tetapi pada komitmen semua pihak menjaga mutu dan keamanan pangan.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Dr. Diauddin.

Petugas kesehatan terjun ke lapangan untuk meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pengolah makanan. Fokus utama adalah memastikan keamanan bahan baku serta standar kebersihan dalam proses memasak.

“Kami sudah bertemu langsung dengan para pengolah makanan. Secara umum tidak menemukan kendala besar, tetapi evaluasi tetap perlu dilakukan,” ujarnya.

Pihak dinas telah mengambil sampel makanan dan sampel biologis dari anak-anak yang mengalami gejala keracunan. Seluruh sampel kini tengah menguji di laboratorium kesehatan daerah. “Kita masih menunggu hasil resminya. Dari sanalah nanti bisa mengetahui penyebab pastinya,” jelas Diauddin.

Tak berhenti di situ, dinas juga menyiapkan langkah pencegahan berkelanjutan dengan merencanakan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur-dapur MBG lainnya. Operasi ini akan melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM/BGN) untuk memeriksa kebersihan dapur, penyimpanan bahan pangan, hingga kelayakan peralatan memasak.

“Prinsipnya sederhana, anak-anak harus menerima makanan yang benar-benar aman. Kami tidak ingin ada kejadian serupa terulang,” tegasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today