KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, langsung bergerak cepat setelah muncul kasus keracunan massal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura, Kabupaten Banjar.
Sebagai langkah antisipasi, Lisa membentuk Satgas Percepatan MBG Banjarbaru untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan bagi penerima manfaat
“Langkah ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Banjarbaru,” ujar Lisa, Selasa (14/10/2025).
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni menjadi kepala satgas, dengan Kepala Bapperida, Kanafi, sebagai sekretaris. Lisa menyebut surat keputusan (SK) pembentukan Satgas sudah mulai berlaku hari ini.
Selain membentuk Satgas, wali kota perempuan pertama Banjarbaru itu juga berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh kota.
“Kami akan turun langsung untuk memastikan standar keamanan dan kebersihan dapur-dapur SPPG,” tegasnya.
Saat ini terdapat 21 titik dapur SPPG yang tersebar di wilayah Banjarbaru. Hingga kini, belum ada laporan kasus keracunan MBG, dan Lisa berharap kondisi itu tetap terjaga.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Banjarbaru, Citra Nurfitriani, bersama Korwil SPPG Kalsel, Siti Fatimah, menegaskan komitmen mereka untuk memperketat pengawasan dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dengan lebih ketat.
“Kami akan meningkatkan pengawasan agar penyaluran makanan tetap aman, layak, dan bergizi. Ini penting agar cita-cita bersama bisa terwujud,” jelas Citra.
Citra menambahkan, hingga kini pelaksanaan program MBG di Banjarbaru berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari semua pihak.





