KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-18 tingkat Kabupaten Balangan resmi dibuka pada Jumat (22/8). Kegiatan yang berlangsung hingga 24 Agustus ini terpusat di Lapangan Martasura, Kecamatan Paringin, dengan melibatkan 355 peserta dari seluruh kecamatan.
Tahun ini, pelaksanaan MTQ lebih meriah dan tertata. Panggung utama hadir bernuansa islami yang megah, dengan tata cahaya dan sistem audio visual modern untuk mendukung jalannya acara.
Acara pembukaan terasa meriah dengan tari tradisional, lantunan lagu-lagu religi, penampilan Paskibra Kabupaten Balangan, serta pawai kafilah dari tiap kecamatan.
Tak hanya itu, kegiatan semakin hidup dengan partisipasi pelaku UMKM lokal, khususnya dari kelompok PKK desa se-Kecamatan Paringin. Mereka mengisi puluhan stan kuliner dan kerajinan khas Balangan di area sekitar lapangan utama.
MTQ ke-18 mempertandingkan sembilan cabang, yakni:
- Tilawah
- Qiraat
- Tahfiz dengan tilawah
- Tartil dan tahfiz
- Tafsir
- Syahril Qur’an
- Fahmil Qur’an
- Khattil Qur’an
- Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ)
Seluruh cabang lomba terlaksana di sejumlah lokasi berbeda menyesuaikan kebutuhan teknis, antara lain Masjid Yamp Balangan, Masjid Al Jihad, Musholla Darut Taqa, SDN Paringin 1 dan 2, TK Pembina, hingga SMKN PP Paringin. Pembagian lokasi ini agar pelaksanaan lebih tertib dan sesuai standar.
Antusiasme Warga dan Dukungan Pemerintah
Camat Paringin, Hudi Darmawan, menuturkan pihaknya telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara matang. Ia menilai dukungan masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan MTQ di Kecamatan Paringin sebagai tuan rumah.
“Kami ingin bukan hanya sukses secara acara, tapi juga membawa dampak positif bagi warga, termasuk dari sisi ekonomi lokal melalui partisipasi UMKM,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa MTQ adalah cerminan kebersamaan masyarakat dalam menjunjung nilai-nilai keagamaan.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat masyarakat dalam menyambut dan menyukseskan acara,” ungkapnya.
Akhmad Fauzi juga berharap MTQ menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an, menghayati, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui MTQ ini pula, harapan lahir bibit-bibit baru yang berkualitas unggul. Saya yakin banyak batu permata di Kabupaten Balangan. Jika sudah terasah, mereka akan semakin bersinar dan mampu membawa Balangan lebih maju,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Balangan bersama panitia menyiapkan hadiah utama berupa paket umrah bagi sepuluh peserta terbaik dari berbagai cabang yang diperlombakan.





