Guru Dituntut Adaptasi Perubahan Zaman dan Melek Teknologi, PGRI Tanahlaut Gelar Konferensi

oleh
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TanahLaut, Abdillah. membuka konferensi ke-XXIII PGRI setempat. Foto : Diskominfosan Tala
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tanahlaut resmi menggelar Konferensi ke-XXIII di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari. Dengan agenda utama pemilihan kepengurusan baru, Kamis (31/7/2025).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TanahLaut, Abdillah, M.Pd., menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang terbentuk nantinya dapat menjadi wadah pengembangan ide-ide segar dari para guru.

“Organisasi PGRI harus menjadi mitra pemerintah dalam memajukan pendidikan. Masukan dari para guru sebagai agen perubahan sangat penting untuk pengembangan pendidikan ke depan,” ujarnya.

Abdillah menekankan dua aspek penting yang menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni peningkatan kompetensi guru dan peningkatan kesejahteraan. Pihaknya terus berupaya mendorong pelatihan dan bimbingan teknis sebagai upaya penguatan kapasitas guru dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kompetensi guru harus terus ditingkatkan, baik secara pribadi maupun dalam proses pembelajaran,” tegasnya.

Selain itu, ia menyampaikan komitmen untuk terus mendukung kesejahteraan para pendidik, baik melalui tunjangan kinerja daerah, maupun tunjangan profesi dari pemerintah pusat bagi guru-guru bersertifikat.

Tantangan besar juga hadir dalam bentuk percepatan teknologi informasi, yang menuntut guru untuk adaptif dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Abdillah menegaskan bahwa guru harus mampu menggunakan teknologi tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan pribadi, tetapi juga menciptakan pembelajaran yang kreatif dan variatif. “Guru harus bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran yang lebih baik,” tambahnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today