Gepeng dan Anjal Mulai Berkurang, Satpol PP Banjarmasin Intensifkan Patroli Kota yang Lebih Humanis

oleh
oleh
Patroli penertiban Satpol PP Kota Banjarmasin. (Foto: Arum/ Kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Upaya penertiban terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, dan anak jalanan (anjal) di Kota Banjarmasin terus digencarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Patroli rutin di sejumlah ruas jalan utama mulai menunjukkan hasil positif, dengan jumlah individu yang terjaring semakin menurun secara signifikan.

Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya berhasil menekan kehadiran gepeng dan anjal di ruang publik.

Dalam patroli baru-baru ini di kawasan Kayu Tangi dan Jalan Ahmad Yani, hanya 10 orang yang terjaring. Jumlah ini menunjukkan penurunan tajam dari dua bulan sebelumnya.

“Bulan Juni dan Juli lalu, jumlah yang kami tertibkan bisa mencapai lebih dari 90 orang di Kayu Tangi saja. Maka penurunan ini sangat signifikan,” ujar Muzaiyin, Minggu (10/8).

Meski demikian, pihaknya mengakui bahwa penertiban di lapangan masih sering dengan aksi “kucing-kucingan”.

Beberapa gepeng dan anjal yang pernah tertangkap sebelumnya, kembali turun ke jalan.

“Sebagian besar yang terjaring merupakan orang yang sama, meskipun ada juga wajah baru,” imbuhnya.

Namun, ia menegaskan bahwa pendekatan pihaknya bukan hanya sekadar penertiban, melainkan juga pembinaan berkelanjutan.

Setelah terjaring, para gepeng dan anjal akan menjalani tahap awal pembinaan di markas Satpol PP. Ini sebelum akhirnya petugas menyerahkannya ke Rumah Singgah milik Dinas Sosial Kota Banjarmasin.

“Ini bukan sekadar penindakan, tapi upaya kemanusiaan agar mereka bisa diarahkan ke jalan yang lebih baik,” jelas Muzaiyin.

Satpol PP juga mengintensifkan patroli di titik-titik rawan yang sering menjadi tempat mangkal para gepeng dan anjal.

Operasi ini, tambah Muzaiyin, merupakan bagian dari upaya menciptakan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Ini penting bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin.

“Target kami bukan sekadar bersih dari gepeng atau anjal, tapi juga menghadirkan wajah kota yang lebih humanis dan berdaya,” tutupnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today