Ribuan Hektare Lahan di Kalsel “Gosong”, Kabut Asap Selimuti Tiga Daerah, Ganggu Penerbangan hingga Kesehatan

oleh
Kabut asap dampak karhutla menghantui beberapa titik di Kalsel. Foto: Zoya NH/kalselmaju
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Sepanjang periode 1 Januari hingga 18 Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat sebanyak 1.552 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Total perkiraan luas lahan yang terdampak akibat kebakaran tersebut mencapai 6.029,67 hektare. Dari ribuan hektare lahan yang tersebar di beberapa daerah itu, Banjarbaru, Banjar dan Tanahlaut menjadi kabupaten/kota paling terdampak.

Sebanyak 286 kejadian karhutla terjadi di Kabupaten Banjar dengan luasan 1.347,62 hektare. Kemudian Tanahlaut dengan 263 kejadian dan seluas 1.244,08 hektare. Kemudian Banjarbaru dengan 322 kejadian dan luasan sekitar 1.029,7 hektare.

Akibatnya, tiga daerah ini juga terdampak kabut asap tebal saban pagi sejak beberapa pekan ke belakang. Selain menggangu aktivtas masyarakat, kabut asap dampak karhutla ini juga sempat memengaruhi penerbangan pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Sedikitnya ada 12 penerbangan dan kedatang yang terganggu pada pagi 19 Agustus kemarin. Hal itu juga dikonfirmasi GM Bandara Internasional Syamsudin Noor, Sthepanus Millyas.

​Saat ini, sebanyak 7 kabupaten/kota di Kalsel menetapkan Status Siaga Darurat, meliputi Banjarbaru, Banjar, Tapin, Baritokuala, Tanahbumbu, dan Hulusungai Selatan dan Hulusungai Utara. Sementara itu, tidak ada wilayah yang menetapkan status Keadaan Darurat.

​Pemprov Kalsel juga telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla tingkat provinsi yang berlaku mulai 6 Juli hingga 31 Oktober 2026, serta mengaktifkan Pos Komando PDB Karhutla sejak 7 Juli 2026 untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan, jangan membuang puntung rokok sembarangan dan bersihkan lahan masing-masing,” pesan Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, Kamis (20/8/2026).

Personel BPBD Kalsel, TNI/Polri dan para relawan saban hari berjibaku dengan asap dan api untuk melakukan pemadaman karhutla. Sebagai informasi, kabut asap yang menggangu jarak pandang masih terjadi hingga pagi tadi. Baik di Banjarbaru, Banjar dan Tanahlaut.

Visited 1 times, 1 visit(s) today