KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan (Kalsel) membawa pulang dua medali perak dan satu medali perunggu dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 yang berlangsung di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Bali.
Sebanyak 53 tim dari 16 provinsi mengikuti kejuaraan tersebut. Ajang ini sekaligus menjadi momentum bagi setiap daerah untuk mengukur kekuatan dan kesiapan atlet menjelang Babak Kualifikasi PON 2027 menuju PON NTT-NTB 2028.
Ketua Umum FAJI Kalsel Bandi Chairullah mengatakan, raihan tiga medali tersebut menunjukkan perkembangan positif cabang olahraga arung jeram di Kalsel dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, pada PON Aceh-Sumut 2024, tim arung jeram Kalsel berhasil meraih tiga medali perunggu. Hasil di Kejurnas Bali dengan tambahan dua perak dan satu perunggu dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan performa atlet menghadapi persaingan berikutnya.
“Kejurnas ini menjadi indikator untuk membaca kekuatan lawan menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027. Kami tidak patah semangat dan terus melakukan evaluasi agar FAJI Kalsel bisa lolos ke babak kualifikasi PON,” kata Bandi.
Menurutnya, persaingan pada Kejurnas di Bali berlangsung cukup ketat. Sejumlah daerah bahkan menurunkan atlet yang sebelumnya telah berpengalaman tampil di ajang PON.
Karena itu, hasil yang diraih di Bali akan menjadi bahan evaluasi FAJI Kalsel, terutama untuk meningkatkan kekuatan fisik, taktik, dan strategi atlet.
Sementara itu, Ketua Bidang Kompetisi FAJI Kalsel Wens Gerald mengatakan, kontingen Kalsel membawa 15 atlet dari sejumlah kabupaten/kota. Mereka diperkuat tiga official dan manager, dua pelatih, dua personel medis dan safety, serta dua personel perlengkapan.
“Kami membawa anak-anak yang masih baru, sementara beberapa daerah lain sudah sering mengikuti PON. Meski begitu, semangat mereka luar biasa. Mereka kompak dan berjuang membawa nama Kalsel,” ujar Wens.
Apresiasi Dukungan
Pada Kejurnas tersebut, tim Kalsel turun di nomor head to head, slalom, down river race, dan R4 X Mix. Nomor-nomor tersebut pada kategori senior putra, senior putri, serta U-23 putra.
Wens menilai raihan dua medali perak dan satu perunggu menjadi awal yang baik bagi perkembangan arung jeram Kalsel. Hasil tersebut menjadi motivasi bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027.
Ia juga berharap dukungan pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat terus mengalir untuk mendukung persiapan atlet Kalsel.
“Kami berharap dukungan penuh untuk persiapan Pra-PON. Tetap semangat, terus berlatih dan berjuang sebagai Petarung Wasaka,” pungkasnya.
FAJI Kalsel turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalsel Muhidin atas dukungan melalui KONI Kalsel sehingga kontingen dapat mengikuti Kejurnas di Bali.
Apresiasi juga kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Haji Bahrani dan keluarga, serta Bupati Banjar Saidi Mansyur.
Dukungan lainnya datang dari Kampung Nusantara Resort, PT Maklum Maklum Bersaudara (GMMB), dan United Tractors. Dukungan dalam bentuk materi maupun moral untuk menunjang perjuangan atlet selama mengikuti kompetisi.
Melalui sambungan video call, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan berpesan kepada para atlet agar tetap semangat dan menjaga nama baik daerah. “Jaga keselamatan dan kesehatan,” pesannya.
Bupati Banjar, Saidi Mansyur, menyampaikan hal itu melalui video call. Ia meminta para atlet terus berjuang mengharumkan nama Kalsel serta menjaga kondisi selama mengikuti pertandingan. “Terus berjuang mengharumkan nama Kalsel, menjaga kesehatan, dan tetap fokus dalam bertanding,” ujarnya.





