Pacu Hilirisasi Kemiri Bernilai Ekonomi Tinggi, Dishut Kalsel Studi Tiru ke Lampung

oleh
Rombongan Dishut Kalsel saat melaksanakan studi tiru di Provinsi Lampung. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Dinas Kehutanan Kalsel melakukan studi tiru ke Lampung. Tujuanya untuk meningkatkan nilai tambah hasil hutan atau HHBK.

Studi tiru ke Lampung ini adalah penguatan komoditas kemiri agar tidak hanya menjadi produk mentah, tetapi mampu berkembang menjadi usaha bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk menggali pengalaman Lampung dalam mengembangkan potensi kemiri, mulai dari pengelolaan produksi, penguatan kelembagaan kelompok masyarakat, hingga proses hilirisasi yang mampu meningkatkan daya saing produk.

Dinas Kehutanan Kalsel mendapat berbagai strategi pengembangan kemiri. Mulai dari peningkatan kapasitas petani, pengolahan hasil, hingga upaya membuka akses pasar agar produk kemiri memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Studi tiru ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor kehutanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra.

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana pengelolaan dan hilirisasi kemiri yang sudah berjalan di Lampung,” sambungnya.

Berbagai pengalaman dan inovasi yang didapat akan menjadi bahan pengembangan kemiri di Kalsel gar memiliki nilai tambah lebih besar.

Pengembangan HHBK seperti kemiri memiliki peluang besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today