Garasi Sempit Woro Bawa Ikan Saluang Premium Naik Kelas

oleh
Woro Bawa Ikan Saluang Premium Naik Kelas. Foto : Kalselmaju.com/Tiwi
Spread the love

KALSELMAJU.COM BANJARBARU – Suara gemericik minyak panas memecah suasana sore di sebuah rumah sederhana milik Woro di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dari garasi kecil di samping rumah itu, aroma gurih ikan goreng menyeruak, seolah memanggil siapa saja untuk mampir.

Di sanalah, Woro Respanti Sari meracik mimpi. Bersama rekannya, Sekar, ia sibuk menggoreng ikan-ikan kecil yang tak asing bagi masyarakat Kalimantan: saluang dan bilis. Namun di tangan Woro, ikan yang dulu hanya jadi lauk harian kini menjelma menjadi camilan premium bernilai jual tinggi.

Rombongan Jurnalis Fellowship BRI yang berkunjung dibuat terpukau. Dapur produksi sederhana itu menjadi saksi bagaimana potensi lokal diolah dengan sentuhan kreatif dan ketekunan.

Woro memberi nama produknya Salupi untuk saluang krispi, dan Bilpi untuk bilis krispi.

Di balik kerenyahannya, tersimpan proses panjang yang tidak instan. Ikan-ikan itu melalui proses penggorengan berulang hingga mendapatkan tekstur renyah yang konsisten. Setelah itu, guna menjaga kualitas produk tahan lama dan higienis ikan saluang dan bilis melalui proses pengeringan menggunakan mesin khusus.

KUR BRI sangat membantu usaha saya berkembang,” ujar Woro.

Bagi Woro, akses permodalan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi titik balik. Ia tak hanya bisa meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperbaiki kualitas kemasan hingga menjangkau pasar yang lebih luas.

Kini, camilan berbahan ikan lokal itu mendapat respon dari pasar internasional. Permintaan mulai berdatangan dari luar negeri. Kemasan praktis dan cita rasa autentik menjadikan Salupi dan Bilpi sebagai pilihan oleh-oleh, bahkan bekal perjalanan bagi jemaah umrah dan haji.

Dukungan digital dari BRI juga memudahkan pemasaran. Pesanan datang secara online, termasuk dari pelanggan yang ingin membawa camilan khas Kalimantan ke mancanegara.

“Gurih sekali produk salupi ini, saya juga tertarik membawa pulang”kata Risa salah satu peserta Jurnalis Fellowship BRI

Woro Konsisten Ikuti Pelatihan dan Bazzar dari Rumah BUMN

Maul, fasilitator Rumah BUMN, menyebut Woro sebagai salah satu pelaku UMKM yang berkembang pesat. Konsistensinya mengikuti pelatihan, seminar, hingga aktif dalam berbagai bazar menjadi kunci peningkatan kualitas produknya.

“Produk Woro saat ini sudah naik kelas, Rumah BUMN terus mendampinginya,” ujar Maul.

Tak berhenti pada pembiayaan, Woro juga terus mengasah diri melalui berbagai pelatihan, mulai dari inovasi produk, strategi pemasaran, hingga peningkatan kualitas kemasan agar mampu bersaing di pasar global.

Dari garasi sempit itu, Woro membuktikan bahwa usaha kecil bisa melangkah jauh. Ikan sungai yang dulu terlihat biasa, kini tampil sebagai camilan premium yang tak hanya membanggakan di daerah, tetapi juga mulai mencuri perhatian dunia.

Visited 1 times, 1 visit(s) today