KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Daerah Operasi (Daops) Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan di wilayah Kabupaten Balangan.
Rencana tersebut merupakan gagasan Kementerian Lingkungan Hidup bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi pembentukan Daops di ruang rapat Bupati Balangan, Jumat (20/2/2026).
Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Balangan sebagai salah satu wilayah operasional Daops.
“Pemerintah daerah siap mendukung proses administrasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pembentukan Daops dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengendalian Kebakaran Lahan KLHK, Dasrul Chaniago, berharap seluruh tahapan pembentukan Daops dapat berjalan lancar. Selain itu, ia ingin Daops segera memberikan manfaat bagi pengendalian kebakaran lahan di daerah.
“Semoga program ini dapat segera terealisasi dan memperkuat upaya pengendalian kebakaran lahan,” ucapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, Rahmi, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 tercatat tujuh kejadian kebakaran lahan di Balangan. Seluruh kecamatan berada pada kategori rawan atau zona merah potensi kebakaran.
“Dengan rencana pembentukan Daops ini, kami berharap upaya pencegahan dan penanganan kebakaran lahan dapat semakin optimal melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.
Kepastian rencana pembentukan daerah operasi tersebut tertuang dalam surat Kementerian Lingkungan Hidup bernomor P.09/I.5/SET.3.1./02/2026 tertanggal 13 Februari 2026.
Pembentukan daerah operasi di Balangan merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pembentukan daerah operasi Provinsi Kalimantan Selatan pada 10 November 2025. Selain itu, ini juga hasil pengecekan lapangan yang sudah berlangsung pada 4 Desember 2025.





