Wartono “Say Goodbye”, Mundur dari Jabatan Wakil Wali Kota Banjarbaru

oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Wartono resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Banjarbaru. Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Selasa (3/11/2026) siang.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru Muhammad Syahrial mengatakan, pengunduran diri Wartono dilakukan atas permintaan sendiri melalui surat resmi yang diajukan kepada pemerintah daerah.

Berdasarkan revisi Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Banjarbaru, permohonan pemberhentian tersebut berproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Syahrial menyebut alasan utama Wartono mengundurkan diri adalah kondisi kesehatan yang tidak lagi memungkinkan menjalankan tugas sebagai wakil kepala daerah.

“Pengunduran Wartono atas permintaan sendiri karena kondisi kesehatan,” ujarnya.

Sejak 13 Agustus

Dengan mundurnya Wartono, posisi Wakil Wali Kota Banjarbaru untuk sementara mengalami kekosongan hingga proses pemberhentian dan pengisian jabatan sesuai ketentuan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarbaru Windi Novianto mengungkapkan, surat pengunduran diri Wartono sebenarnya sejak 13 Agustus 2026.

Namun, sebelum tindak lanjut permohonan tersebut, Wali Kota Banjarbaru meminta Wartono menjalani pemeriksaan kesehatan pada September 2026.

Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam menyetujui permohonan pengunduran diri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut dinyatakan Pak Wartono tidak perform lagi untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota,” ungkap Windi.

Setelah hasil pemeriksaan, Wali Kota Banjarbaru menyetujui permohonan tersebut. Selanjutnya, menyampaikan usulan pemberhentian Wartono kepada DPRD untuk proses lebih lanjut.

Di tengah proses pemberhentian Wartono, pembahasan mengenai sosok pengganti Wakil Wali Kota Banjarbaru mulai menjadi perhatian.

Windi menyampaikan, pihaknya telah melakukan konsultasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan terkait langkah politik selanjutnya.

Dari hasil konsultasi tersebut, DPC PDIP Banjarbaru akan mempersiapkan kader terbaik sebagai calon Wakil Wali Kota Banjarbaru.

“Kami tetap meminta mengajukan kader terbaik sebagai calon Wakil Wali Kota yang nanti bersepekat dengan delapan partai pengusung,” ucapnya.

Meski demikian, Windi belum bersedia mengungkapkan nama kader yang berpotensi. Ia menegaskan, partainya akan mempertimbangkan figur yang memiliki kapasitas dan kesiapan untuk menjalankan amanah tersebut.

Menurutnya, delapan partai politik yang sebelumnya mengusung pasangan Lisa-Wartono memiliki peluang untuk mengajukan kandidat pengganti.

Peluang tersebut tidak hanya terbatas pada kader internal partai, tetapi juga terbuka bagi figur dari luar partai politik selama memenuhi kriteria dan mampu menjalankan tugas pemerintahan.

“Baik yang di dalam maupun di luar, sudah mumpuni dan siap bertugas jika ada perintah dari DPP,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today