KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN –Stadion 17 Mei Banjarmasin bakal menjadi venue Championship musim 2026/2027. Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman turun langsung meninjau kondisi stadion, akhir pekan tadi.
Peninjauan tersebut untuk memastikan proses penyelesaian akhir stadion berjalan sesuai kebutuhan. Selain itu, Hasnuryadi juga mengecek kesiapan berbagai fasilitas baik itu penunjang pemain, panitia pelaksana, suporter, hingga masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.
Stadion 17 Mei kembali menjadi kandang PS Barito Putera untuk mengarungi kompetisi mulai 12 September 2026.
Hasnuryadi menyebut kesiapan stadion memiliki arti penting bagi masyarakat Kalsel. Menurutnya, sepak bola dan Barito Putera memiliki ikatan yang kuat dengan masyarakat Banua.
“Kita tentunya ingin menjalankan apa yang menjadi kecintaan masyarakat Kalsel tercinta melalui olahraga, khususnya cabang sepak bola dalam hal ini Barito Putera,” ujar Hasnuryadi yang sekaligus CEO Barito Putera.
Secara umum progres pekerjaan di Stadion 17 Mei terus berjalan. Penyelesaian tahap finishing harapannya bisa selesai sebelum kompetisi bermula. “Menjelang musim Championship yang akan bergulir 12 September ini, kami melihat kesiapannya langsung seperti apa. Insyaallah dalam penyelesaian finishing akan selesai,” katanya.
Namun, Hasnuryadi menekankan bahwa stadion yang siap bukan hanya soal tersedianya lapangan yang layak untuk pertandingan. Aspek keamanan dan kenyamanan penonton juga harus menjadi perhatian utama.
Karena itu, masukan dari berbagai pihak, termasuk panitia pelaksana pertandingan dan suporter, penting untuk memetakan kebutuhan pengembangan Stadion 17 Mei ke depan.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah akses bagi penyandang disabilitas. Hasnuryadi berharap stadion tersebut nantinya dapat menjadi ruang publik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, aspek keselamatan anak-anak yang datang menyaksikan pertandingan juga menjadi perhatian. Hasnuryadi meminta peningkatan sejumlah akses di dalam stadion, terutama tangga, lebih aman bagi penonton.
Tindak Lanjut PUPR
Adapun Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, mengatakan tindak lanjut sejumlah catatan dari hasil peninjauan bersama langsung melalui rapat.
Pembahasan tersebut untuk memetakan kebutuhan infrastruktur yang masih perlu dibenahi. Menurut Yasin, sebagian kebutuhan tersebut masuk dalam penganggaran APBD murni 2027.
“Tadi kami ada rapat dipimpin Wagub. Ada beberapa catatan yang harus kita persiapkan untuk bisa kita anggarkan di murni 2027,” kata Yasin.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah lapangan latihan. PUPR Kalsel menargetkan fasilitas tersebut dapat diselesaikan sehingga mulai digunakan pada Januari mendatang.
Selain lapangan latihan, peningkatan sistem pencahayaan stadion juga menjadi perhatian. Penerangan ditargetkan dapat ditingkatkan hingga memenuhi kebutuhan pertandingan.
Pembenahan fasilitas bagi penyandang disabilitas serta ruang internal pemain, termasuk ruang ganti, juga masuk dalam rencana peningkatan fasilitas stadion.
“Untuk tahun depan mungkin catatannya ada masalah lampu yang harus kita tingkatkan sampai 2000, kemudian juga penyandang disabilitas dan lain-lain, termasuk pembenahan di dalam khususnya ruang ganti biar lebih semangat teman-teman pemain Barito-nya,” tandas Yasin.





