KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Kontingen Banua eFootball Mobile x Seribu Sungai Club sukses mencuri perhatian pada ajang Indonesia Cup eFootball Mobile Championship 2026 di Atrium Circle Summarecon Mall Serpong, Tangerang, 9–10 Mei 2026.
Dari lebih dari seribu peserta yang mengikuti babak kualifikasi nasional, enam wakil Kalimantan Selatan berhasil lolos ke putaran utama. Terdiri atas nama Jumaidi, Rasyad alias Asit, Muamara Reza, Hafiz, Farros, serta Idris Jian yang bertindak sebagai pelatih.
Muamara Reza mendapat prestasi terbaik. Atlet muda Banua itu berhasil menembus partai grand final side event 1 vs 1 Mobile Open dan mengakhiri turnamen sebagai runner up nasional.
Perjalanan tim Banua sepanjang turnamen berlangsung penuh kejutan. Sejumlah atlet sukses mengalahkan pemain papan atas nasional, termasuk atlet tim nasional Indonesia dan juara bertahan kompetisi.
Hafiz menjadi salah satu sorotan setelah mampu lolos dari fase “grup neraka”. Ia tergabung bersama dua pemain timnas eFootball Mobile Indonesia, Bagas Setiawan dan Aljangies.
Meski menghadapi lawan berat, Hafiz mampu tampil kompetitif dan memastikan tiket ke fase gugur. Pencapaian itu menjadi bukti kualitas atlet esports Kalimantan Selatan di level nasional.
Kejutan lainnya datang dari Rasyad alias Asit. Ia berhasil menumbangkan Phillip Franc, pemain ONIC Esports sekaligus juara bertahan musim sebelumnya, pada pertandingan fase grup.
Kemenangan tersebut menjadi perhatian peserta maupun penonton turnamen karena memperlihatkan kemampuan atlet Banua bersaing dengan nama-nama besar esports nasional.
Namun langkah Asit harus terhenti di babak 64 besar usai kalah dari pemain timnas Indonesia, Aljangies.
Sementara itu, Reza dan Jumaidi yang berada dalam grup yang sama sama-sama berhasil lolos ke fase berikutnya. Farros menjadi wakil pertama Kalimantan Selatan yang tersingkir di babak 128 besar main event.
Perjalanan Reza di main event akhirnya terhendi oleh Robbert, pemain Fornas Jawa Tengah yang sebelumnya juga menyingkirkan Hafiz. Hafiz, Asit, dan Rasyad terhenti di babak 64 besar, sedangkan Jumaidi melangkah hingga babak 32 besar.
Performas Terbaik efootball mobile banu pada 1 vs 1 mobile open
Performa terbaik Banua justru lahir pada side event 1 vs 1 Mobile Open. Reza tampil konsisten sejak fase awal hingga berhasil mencapai grand final.
Dalam perjalanannya menuju partai puncak, Reza bahkan harus menghadapi rekan setimnya sendiri, Asit, pada babak 16 besar. Duel sesama wakil Banua itu dimenangkan Reza untuk memastikan langkah ke perempat final.
Reza kemudian melanjutkan tren positif hingga menembus grand final menghadapi atlet asal Purwakarta, Wie Sukmayasa. Meski harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2, Reza tetap mencatat sejarah sebagai atlet eFootball asal Kalimantan Selatan dengan capaian terbaik di ajang nasional.
“Alhamdulillah bisa sampai final. Memang di final saya belum bisa menang, tapi ini jadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang. Semoga ke depan bisa membawa nama Kalsel lebih tinggi lagi,” ujar Reza, Selasa (12/5/2026).
Apresiasi Dispora untuk Atlet eFootball Mobile Banua
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Muhammad Anugrah, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet Banua.
Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa talenta esports Kalimantan Selatan mampu bersaing dengan daerah lain di tingkat nasional.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan pencapaian atlet eFootball Kalimantan Selatan di Indonesia Cup 2026. Ini membuktikan bahwa potensi esports Banua sangat besar dan mampu bersaing di level nasional,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua IESPA Kalsel M. Syaripuddin melalui Sekretaris IESPA Kalsel, Arif Rahman Hakim.
Ia menilai prestasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan esports di Kalimantan Selatan melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Kami optimistis talenta-talenta esports Banua akan terus berkembang dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua ESI Kalimantan Selatan Brigjen Pol Sentot Adi Dharma melalui Sekretaris Umum ESI Kalsel, Handoko Tri Hatmojo, turut memberikan ucapan selamat kepada tim Banua eFootball Mobile.
Menurut Handoko, capaian runner up side event menjadi modal penting bagi atlet Kalimantan Selatan untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
“Kami bangga atas pencapaian tim Banua eFootball Mobile. Semoga ke depan bisa terus meningkatkan prestasi dan mampu bersaing dengan pemain-pemain terbaik nasional pada main event,” ujarnya.





