KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai membuka tahapan penjaringan bakal calon Ketua Umum masa bakti 2026–2030. Proses tersebut menyusul akan berakhirnya kepengurusan periode 2022–2026.
Pembukaan penjaringan itu menjadi bagian dari agenda Musyawarah Daerah (Musda) Perbasi Kalsel sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Perbasi Tahun 2024. Untuk menjalankan tahapan tersebut, DPD Perbasi Kalsel telah membentuk Tim Penjaringan dan Verifikasi melalui Surat Keputusan Nomor: 1/035/DPD Perbasi Prov Kalsel/V/2026 tertanggal 1 Mei 2026.
Arif Rahman Hakim, memimpin tim penjaringan. Bersama Muhammad Teguh Nuryadin, sebagai sekretaris. Sementara tiga anggota lainnya terdiri dari Sofian Noor Thas, Hazmi Priatna, dan Drs. Royke.
Tahapan penjaringan mulai dengan masa pendaftaran bakal calon pada 4 hingga 9 Mei 2026 setiap pukul 09.00 sampai 18.00 WITA. Selanjutnya, tim akan melakukan verifikasi administrasi pada 11–16 Mei 2026, sebelum mengumumkan hasilnya pada 18 Mei 2026.
Seluruh dokumen pendaftaran diserahkan langsung ke Sekretariat Tim Penjaringan dan Verifikasi di Gedung Batas Kota Lantai II, Jalan A. Yani Km 6, Banjarmasin.
Dalam proses pencalonan tersebut, Perbasi Kalsel menetapkan sejumlah persyaratan bagi bakal calon ketua umum. Selain wajib berstatus Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Kalimantan Selatan, calon juga harus pernah atau masih aktif menjadi pengurus Perbasi di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional.
Tak hanya itu, bakal calon wajib memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan sehat, serta dukungan tertulis minimal dari enam Perbasi kabupaten/kota. Dukungan tersebut harus bertanda tangan ketua umum dan sekretaris umum masing-masing pengurus lengkap dengan stempel organisasi.
Persyaratan administrasi lainnya berupa sejumlah surat pernyataan bermaterai. Di antaranya kesediaan menjadi calon, komitmen menjalankan AD/ART organisasi, kesiapan menyediakan waktu memimpin Perbasi Kalsel, kesiapan menyampaikan visi dan misi dalam Musda, hingga kesanggupan menyediakan sekretariat selama masa kepemimpinan.
Seluruh Tahapan Penjaringan Calon Ketua Perbasi Kalsel Sesuai Aturan
Ketua Tim Penjaringan, Arif Rahman Hakim, menegaskan seluruh tahapan berlangsung secara terbuka dan sesuai aturan organisasi.
“Penjaringan ini kami lakukan secara transparan dan berpedoman pada ketentuan organisasi. Kami mengajak seluruh insan bola basket yang memenuhi syarat dan memiliki komitmen memajukan basket Kalimantan Selatan untuk ikut mendaftarkan diri,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Penjaringan Muhammad Teguh Nuryadin mengatakan proses verifikasi administrasi secara cermat dan menyeluruh.
“Kelengkapan dokumen menjadi hal utama dalam tahapan verifikasi. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga nantinya terpilih figur yang benar-benar siap membawa Perbasi Kalsel berkembang dan berprestasi,” katanya.
Dengan dimulainya penjaringan tersebut, proses regenerasi kepemimpinan organisasi bola basket di Kalimantan Selatan resmi bergulir. Publik basket Banua kini menanti sosok yang akan memimpin Perbasi Kalsel selama empat tahun mendatang.





