Yamin Turun Sawah, Pemkot Banjarmasin Tegaskan Pertanian Tak Boleh Tergusur

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, turun langsung melakukan tanam padi bersama petani di Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Rabu (8/4/2026).

Aksi ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa sektor pertanian tidak boleh tumbang di tengah laju pembangunan kota.

Yamin mengungkapkan, dari sekitar 260 hektare lahan pertanian yang tersisa, hanya 200 hektare yang masih produktif. Bahkan, hingga April 2026, luas tanam baru mencapai 1 hektare.

“Ini alarm bagi kita semua. Kalau tidak dijaga, lahan pertanian bisa habis tergeser pembangunan,” tegasnya.

Dengan luas wilayah hanya sekitar 98 kilometer persegi, Banjarmasin menghadapi tekanan besar antara kebutuhan perumahan dan keberlangsungan lahan pertanian.

“Kita harus pertahankan kawasan ini sebagai wilayah pertanian. Ini menyangkut masa depan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan Sungai Andai masih memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan lokal, dengan puncak musim tanam pada Mei 2026.

Namun, berbagai tantangan masih membayangi, mulai dari banjir saat musim hujan, kekeringan saat kemarau, hingga serangan hama.

Untuk itu, Yamin mendorong dukungan pemerintah provinsi dan instansi terkait, khususnya dalam pembangunan infrastruktur irigasi.

“Saat banjir, air jangan merendam sawah. Saat kemarau, harus ada pompanisasi agar petani tetap bisa berproduksi,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar pembangunan tetap menyesuaikan karakter geografis Banjarmasin sebagai kota rawa.

“Perumahan harus menyesuaikan kondisi alam. Rumah tetap berpanggung, jangan abaikan karakter kota seribu sungai,” tambahnya.

Pemkot, lanjutnya, akan terus memberikan pendampingan dan kebijakan yang berpihak kepada petani. Namun, ancaman alih fungsi lahan dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ada penyelesaiannya.

Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 1007/Banjarmasin, Slamet Riyadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, serta kelompok tani setempat.

Visited 1 times, 1 visit(s) today