KALSELMAJU.COM, MARTAPURA – Pengurus Besar (PB) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) menggelar Kongres Nasional tahun 2026. Berlangsung di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu dan Minggu (25-26) April.
Salah satu agenda besar kongres tersebut mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2021-2026. Serta memilih ketua atau pemimpin periode yang baru.
Sebelumnya selama periode 5 tahun ke belakang, H. Sahbirin Noor, memimpin PB Lemkari.
Penasehat PB Lemkari, Jeannie Z Monoarfa, yang juga istri dari pendiri PB Lemkari (Alm. Anton Lesiangi), menegaskan bahwa kongres Lemkari kali ini fokus pada penetapan kembali Sahbirin Noor atau Paman Birin sebagai Ketua Umum.
Menurutnya, seluruh pengurus provinsi telah bersepakat dengan keputusan ini.
“Kongres kali ini sifatnya penetapan, karena calonnya hanya satu dan seluruh Pengprov telah sepakat mencalonkan kembali Pak Sahbirin. Beliau bukan sekadar pemimpin, tapi karateka murni yang berlatih sejak sabuk putih,” ungkap Jeannie.
Jeannie menambahkan, tak perlu meragukan loyalitas Sahbirin Noor terhadap organisasi tidak. Sejak tahun 2017, Paman Birin telah menunjukkan keberpihakan penuh kepada pendiri di tengah dinamika konflik internal yang terjadi.
Terkait adanya dualisme kepengurusan yang melanda Lemkari dalam beberapa tahun terakhir, Jeannie menegaskan bahwa PB Lemkari kubunya kini memiliki posisi hukum (legal standing) yang sangat kuat.
“Secara legal kita sangat kuat. Kita memiliki SK AHU pendirian, serta sertifikat merek dan logo resmi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham. Ini adalah pondasi kita untuk terus bergerak maju,” tegasnya.
Sementara itu, Sahbirin Noor, menyampaikan bahwa agenda utama kongres kali ini adalah konsolidasi internal, penataan tata kelola organisasi, hingga penetapan kepemimpinan baru. Ia mengakui bahwa selama lima tahun memimpin, masih banyak tantangan dan evaluasi dan harus segera berbenah.
“Tentu masih banyak yang perlu kita perbaiki. Ke depan, kami berharap adanya kerjasama dan koordinasi yang lebih solid, terutama dengan PB FORKI sebagai induk organisasi cabang olahraga karate di Indonesia,” ujar Sahbirin di sela-sela kegiatan.





