KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mendatangi kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel. Pada Minggu (malam) sekitar pukul 00.10 WITA.
Tim penjaringan dan penyaringan bakal calon (balon) Ketua Umum KONI Kalsel, menyambut kedatangan Hasnuryadi Sulaiman.
Kehadiran Hasnuryadi pada waktu yang cukup larut usai menyaksikan laga Barito Putera vs PSS Sleman di Stadion 17 Mei tersebut. Bertujuan untuk melakukan koordinasi awal terkait regulasi pencalonan Ketua Umum KONI Kalsel. Khususnya menyangkut aturan larangan rangkap jabatan yang menjadi perhatian dalam proses penjaringan.
Hasnuryadi saat ini menjabat sebagai ketua di tiga cabang olahraga sekaligus. Yakni Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Selatan. Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan, serta Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan.
Kondisi tersebut perlu konsultasi lebih lanjut agar tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
Kehadiran Hasnuryadi Sulaiman Tanyakan Beberapa Regulasi Koordinasi KONI
Dalam keterangannya, Hasnuryadi menegaskan bahwa kedatangannya lebih pada upaya menjalin silaturahmi sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Intinya ingin silaturahmi. Karena tadi saya mendapat informasi bahwa hari ini adalah batas akhir pendaftaran. Ada beberapa hal yang perlu kita diskusikan, mengingat olahraga menjunjung tinggi fair play dan sportivitas. Kita ingin kemajuan olahraga benar-benar berjalan sesuai aturan, sehingga saya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan induk organisasi cabang olahraga yang saya pimpin,” ujar Hasnuryadi.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua Umum KONI Kalsel, Haris Makkie, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana diskusi terbuka dan konstruktif.
Menurutnya, Hasnuryadi menginginkan kejelasan penuh terkait regulasi yang tertuang dalam AD/ART KONI sebelum mengambil langkah lebih lanjut dalam proses pencalonan.
“Dalam diskusi tadi, yang diinginkan oleh Pak Hasnur adalah kejelasan yang clean and clear terkait aturan di AD/ART,” ujar Haris.
Hingga saat ini, proses penjaringan bakal calon Ketua Umum KONI Kalimantan Selatan masih terus berjalan, dengan panitia memastikan seluruh tahapan berlangsung transparan, akuntabel, serta mengedepankan prinsip sportivitas dalam dunia olahraga.





