KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Selatan membuka penggalangan dana dari masyarakat untuk mempersiapkan 58 atlet menghadapi Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) 2026 di Nusa Tenggara Timur. Langkah ini diambil karena hingga kini belum tersedia anggaran hibah dari pemerintah daerah.
Ketua SOIna Kalsel, Sri Rahayu, menjelaskan bahwa hasil donasi akan digunakan untuk membeli perlengkapan atlet dan menunjang program pemusatan latihan.
“Donasi ini untuk membeli baju dan sepatu tanding serta kebutuhan pemusatan latihan yang memerlukan biaya sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta,” ujarnya.
SOIna Kalsel menargetkan mempertahankan posisi tiga besar nasional pada PESONAS 2026. Target ini realistis mengingat tren peningkatan prestasi yang konsisten. Pada PESONAS di Riau, Kalsel menempati peringkat ketujuh nasional. Selanjutnya, Kalsel melonjak ke peringkat ketiga pada PESONAS 2022 di Semarang.
58 Atlet Berlaga di Tujuh Cabor
Sebanyak 58 atlet dari 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan siap berlaga di tujuh cabang olahraga. Ketujuh cabor tersebut meliputi atletik, renang, tenis meja, bocce, futsal, senam ritmik, dan bulutangkis.
SOIna Kalsel berencana menggelar pemusatan latihan di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar usai Idulfitri. Sementara itu, Pemprov Kalsel hanya menanggung biaya keberangkatan dan akomodasi atlet saat kompetisi.
Ukir Prestasi hingga Kancah Dunia
Atlet SOIna Kalsel telah membuktikan kemampuan di tingkat internasional. Pada Special Olympics World Summer Games 2019 di Abu Dhabi, sembilan atlet Kalsel menyumbang delapan medali bagi Indonesia. Kemudian pada World Games 2023 di Berlin, Jerman, atlet Kalsel meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
Prestasi gemilang ini menjadi bekal kuat menuju Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Chile.





