Sidak Pasar Tanahlaut: Gula dan Minyak Stabil, Harga Cabai Melonjak 100 Persen

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanahlaut memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional tetap aman menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Bupati Tanahlaut, H Rahmat Trianto, memimpin langsung sidak di Pasar Tapandang Berseri bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Diskopdag, dan unsur kepolisian, Senin (16/3/2026).

“Hasil pantauan menunjukkan ketersediaan stok masih aman dan fluktuasi harga masih dalam batas wajar,” tegas Bupati Rahmat.

Ia juga mengimbau pedagang tidak menaikkan harga bahan pokok secara tidak rasional demi keuntungan sesaat.

Berdasarkan data terkini per Rabu (18/3/2026), harga gula pasir bertahan di angka Rp18.000 per kilogram. Minyakita tetap stabil di Rp15.700 per liter sesuai HET. Sementara itu, daging sapi konsisten di harga Rp155.000 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Diskopdag Tanahlaut, Edi Hariyadi, menjelaskan bahwa stabilitas gula dan minyak goreng merupakan hasil kerja sama intensif dengan Bulog.

“Kami bekerja sama dengan Bulog untuk penyaluran langsung ke pedagang sesuai aturan HET,” jelasnya.

Cuaca Ekstrem Picu Lonjakan Harga Cabai

Meski sebagian besar bahan pokok stabil, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting justru melonjak hingga 100 persen. Harganya naik dari Rp40.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Selain itu, daging ayam ras juga naik dari Rp25.500 menjadi Rp32.000 per kilogram.

Diskopdag Tanahlaut menegaskan bahwa lonjakan harga cabai murni akibat faktor alam. Curah hujan tinggi mengganggu produktivitas petani lokal sehingga pasokan dari luar daerah pun terbatas. Pemkab Tanahlaut optimistis koordinasi antarinstansi mampu menjaga stabilitas harga hingga Lebaran.

Visited 1 times, 1 visit(s) today