KALSELMAJU.COM, AMUNTAI – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi satu-satunya daerah yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan XIII.
Hingga batas akhir pendaftaran, hanya Pemerintah Kabupaten HSU yang menyerahkan berkas pencalonan secara resmi.
Meski demikian, penetapan HSU sebagai tuan rumah Porprov XIII belum bersifat otomatis. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan akan terlebih dahulu melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual lapangan.
Ketua Tim Verifikasi Calon Tuan Rumah Porprov XIII, AR Sadikin, mengatakan setelah pemeriksaan kelengkapan berkas administrasi, pihaknya akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
“Setelah verifikasi berkas selesai, kami akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual,” ujar Sadikin.
Menurutnya, verifikasi faktual nantinya untuk mencocokkan data dan rencana yang tertuang dalam dokumen pengajuan dengan kondisi riil di lapangan.
Tim verifikasi akan menilai kesiapan venue pertandingan seluruh cabang olahraga, sarana dan prasarana pendukung, serta fasilitas penginapan atlet dan ofisial. Selanjutnya, tim juga akan menilai akses transportasi. Selain itu, dukungan layanan kesehatan dan keamanan juga akan jadi penilaian.
“Peninjauan ini berkaitan langsung dengan apa yang mereka ajukan di berkas, apakah benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan atau tidak,” katanya.
Sadikin menegaskan, meskipun HSU menjadi satu-satunya pendaftar, pencalonan tetap bisa batal jika hasil verifikasi lapangan menyatakan daerah tersebut belum siap.
“Walaupun hanya satu pendaftar, tetap ada kemungkinan pencalonan itu batal apabila dari hasil verifikasi lapangan dinyatakan belum siap,” tegasnya.
Tim verifikasi rencananya akan melakukan peninjauan faktual lapangan sebanyak dua kali, yakni pada 27 Maret 2026 dan 24 April 2026.
Hasil verifikasi tersebut akan dirangkum dalam laporan resmi tim. Laporan itu kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan tuan rumah Porprov XIII Kalimantan Selatan.





