KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Komisi I DPRD Banjarbaru turun langsung ke lapangan meninjau SMPN 11 Banjarbaru pada Senin (2/6/2026). Kunjungan untuk memastikan kondisi riil sarana dan prasarana sekolah yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari Restuningtyas, menjelaskan pihaknya tidak hanya meninjau fasilitas fisik, tetapi juga ingin melihat langsung aktivitas dan situasi di lingkungan sekolah.
Menurutnya, gambaran menyeluruh tersebut penting sebagai dasar dalam menentukan langkah perbaikan yang tepat. Terlebih, sekolah yang telah berdiri sejak tahun 2000 itu belum pernah mengalami renovasi besar hingga saat ini.
Dari hasil pemantauan, sejumlah ruang kelas sudah tidak layak dan membutuhkan penanganan serius. Komisi I pun berencana mengelompokkan kondisi bangunan berdasarkan tingkat kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.
“Hasil identifikasi ini akan kami bawa untuk koordinasi bersama dinas terkait agar segera ada solusi konkret,” ujar Ririk.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SMPN 11 Banjarbaru, Said Fahmi, mengungkapkan pihak sekolah sebelumnya telah mengajukan program perbaikan melalui skema revitalisasi dari pemerintah pusat.
Pengajuan tersebut telah mendapat persetujuan secara sistem, namun masih menunggu penerbitan surat keputusan resmi.
“Kami berharap dalam waktu dekat ada kejelasan, sehingga perbaikan bisa segera terealisasi,” katanya.
Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, pihak sekolah memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan lancar. Para siswa masih dapat mengikuti pelajaran dengan nyaman di ruang kelas yang ada.





