Fatalitas Laka Lantas Kalsel Turun 32 Persen, Dirlantas Paparkan Strategi Pengamanan Jalur Wisata

oleh
oleh

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan mencatat penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 berbanding 2024. Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Fahri Siregar menyebut, jumlah kecelakaan lalu lintas turun 8 persen. Sementara itu, korban meninggal dunia menurun hingga 32 persen atau setara 123 jiwa terselamatkan.

“Dibandingkan 2024, pada 2025 angka kecelakaan turun 8 persen. Yang paling menonjol, korban meninggal dunia turun 32 persen,” ujar Fahri Siregar, Senin (2/2/2026), di Pantai Batakan Baru, Tanahlaut.

Ia menjelaskan, peningkatan kinerja keselamatan jalan juga tercermin dari Road Safety Index Kalimantan Selatan yang naik dari 2,4 menjadi 2,91.

Capaian tersebut ia sampaikan dalam rangkaian kegiatan pemantauan jalur wisata sekaligus kampanye safety riding dari Banjarbaru menuju Tanahlaut. Hal ini bertepatan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026.

Menurut Fahri, kegiatan ini berfokus untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan personel kepolisian. Selain itu, kegiatan juga memastikan koordinasi forum lalu lintas dan para pemangku kepentingan. Hal ini terutama penting menjelang peningkatan mobilitas masyarakat dan arus wisata.

“Kami memastikan sarana prasarana, personel Polres, serta stakeholder terkait siap menjamin kelancaran dan keselamatan arus orang dan barang,” jelasnya.

Ia menambahkan, wilayah Tanahlaut, Banjar, dan Kotabaru masih menjadi perhatian karena memiliki potensi kerawanan kecelakaan. Khususnya di jalur wisata dan jalur penghubung antarkabupaten.

Untuk menekan risiko kecelakaan, Ditlantas Polda Kalsel menerapkan lima strategi utama. Strategi tersebut yaitu edukasi kepada masyarakat, penguatan motivasi keselamatan, rekayasa lalu lintas, penegakan hukum, serta peningkatan respons darurat di lapangan.

“Kami optimistis dengan langkah preemtif dan preventif yang dilakukan secara konsisten, angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan dapat terus ditekan,” pungkas Fahri.

Visited 1 times, 1 visit(s) today