KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Menjelang pelaksanaan momen 5 Rajab di Sekumpul, Martapura, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru mulai melakukan penyisiran dan pendataan sejumlah ruas jalan di Kota Idaman. Beberapa di antaranya membutuhkan penanganan segera.
Langkah ini untuk memastikan akses masyarakat atau jemaah tetap lancar selama kegiatan berlangsung.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana, menyebut ada cukup banyak ruas jalan yang menjadi perhatian pihaknya dalam mendukung kelancaran pergerakan jamaah.
“Cukup banyak akses yang menjadi perhatian kami di Banjarbaru untuk mendukung momen 5 Rajab di Sekumpul,” ujarnya, Senin (1/11).
Beberapa ruas yang telah teridentifikasi mengalami kerusakan antara lain Jalan Seledri, Jeruk, Kelapa Gading, Kelapa Sawit, Panglima Batur, Karang Anyar, Sikuit, Rosela dan kawasan Sidomulyo.
“Semua ruas jalan ini memang kami temukan ada beberapa kerusakan. Atas perintah wali kota, akan segera kami tangani untuk mendukung momen 5 Rajab,” jelas Adi.
Jenis penanganan pun bervariasi, tergantung tingkat kerusakan di lapangan. Mulai dari tambal sulam hingga overlay atau penambahan lapisan aspal baru di atas perkerasan lama.
Dinas PUPR Banjarbaru berharap arus lalu lintas menuju kawasan Sekumpul dapat berjalan lebih baik, aman dan nyaman bagi para jemaah. Mereka akan menghadiri rangkaian kegiatan 5 Rajab.
Momen 5 Rajab atau haul KH Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul perkiraan akan berlangsung pada 28 Desember 2025 mendatang.
Haul ulama kharismatik asal tanah Banjar ini biasanya dihari jutaan jemaah dari pelbagai provinsi di indonesia, bahkan dari luar negeri.
Persiapan pun sudah mulai dimatangkan sejak jauh hari. Polda Kalimantan Selatan juga ambil bagian dalam pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas. Termasuk melarang truk atau mobil bermuatan berat melintas di Martapura sejak H-2 hingga H+2 kegiatan momen 5 Rajab.





