Dinsos Banjarmasin Perketat Verifikasi DTKS, Pastikan Bansos Tepat Sasaran di 2025

oleh
oleh
Sekolah Rakyat
Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin. (Foto: Arum/ kalselmaju.com)

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Sosial Kota Banjarmasin terus memperkuat akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar penyaluran bantuan sosial (bansos) benar-benar tepat sasaran.

Langkah ini berjalan melalui evaluasi dan verifikasi data penerima manfaat secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali, sesuai arahan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Nuryadi, mengatakan evaluasi rutin ini penting untuk memastikan tidak ada penerima bantuan yang sudah tidak memenuhi syarat, seperti meninggal dunia, pindah tempat tinggal, atau sudah mampu secara ekonomi.

“Setiap tahun kami evaluasi data penerima manfaat. Sesuai arahan pemerintah pusat, verifikasi dilakukan setiap tiga bulan sekali agar data selalu mutakhir,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Menurutnya, saat ini jumlah warga yang terdaftar dalam DTKS di Banjarmasin mencapai lebih dari 15 ribu orang.

Namun angka tersebut bersifat fluktuatif karena adanya penambahan dan pengurangan penerima manfaat secara berkala.

“Tahun 2025 ini jumlah DTKS memang mengalami peningkatan, tapi sifatnya dinamis. Ada penambahan, namun juga ada pengurangan karena data selalu kami perbarui,” jelasnya.

Ia menegaskan, proses pendataan berjalan secara persuasif dan langsung ke lapangan, melibatkan aparat kelurahan, RT, dan kader sosial setempat.

Pendekatan ini harapannya mampu memastikan keakuratan data sekaligus mencegah potensi penyimpangan bantuan.

“Kami turun langsung ke lingkungan untuk memastikan siapa yang benar-benar layak menerima bantuan. Ini bentuk tanggung jawab kami agar bansos tidak salah sasaran,” tambahnya.

Dinas Sosial Banjarmasin juga berkomitmen meningkatkan transparansi dan partisipasi publik dalam proses pendataan DTKS. Masyarakat diimbau aktif melapor jika menemukan penerima bantuan yang dianggap tidak sesuai kriteria.

“Data sosial itu hidup, bisa berubah sewaktu-waktu. Karena itu, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk menjaga keakuratan dan keadilan dalam penyaluran bantuan,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today