Semarak HUT RI ke-80 di Banjarmasin, Ribuan ASN Nostalgia Lewat Permainan Tradisional

oleh
oleh
Semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Banjarmasin. (Foto: Arum/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Suasana penuh tawa dan semangat menyelimuti halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (18/8). Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) turut ambil bagian dalam perlombaan permainan tradisional. Ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Kegiatan ini juga merupakan upaya membangkitkan kembali semangat kemerdekaan di kalangan ASN. Selain itu, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Selain membakar semangat kemerdekaan, ini juga jadi momen berharga untuk kembali mengenang masa kecil kita lewat permainan tradisional. Kegiatan seperti ini penting agar budaya lokal tidak tenggelam oleh gempuran permainan modern,” ungkap Yamin.

Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin, Uzlah, menyebut ada 12 jenis permainan tradisional yang diperlombakan. Ia mengaku tak menyangka animo ASN begitu tinggi terhadap kegiatan ini.

Adapun perlombaan itu seperti ketapel, terompah panjang, balogo, badaku, hingga lomba makan kerupuk dan gebuk bantal. Semua lomba tersebut sukses mengundang gelak tawa dan antusiasme para peserta.

Tak hanya itu, lomba-lomba seperti memasukkan paku ke dalam botol, pukul botol, dan hadangan juga turut meramaikan suasana.

“Alhamdulillah, pesertanya mencapai ribuan. Ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari para ASN. Kami harap kegiatan ini jadi awal yang baik untuk terus melestarikan permainan tradisional di Banjarmasin,” ujar Uzlah.

Di momen HUT RI ini, Wali Kota Yamin juga mengajak seluruh masyarakat Banjarmasin untuk terus melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan.

“Hari ini kita tidak lagi berjuang dengan senjata. Namun, dengan menjaga nilai Bhinneka Tunggal Ika dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Khususnya ASN, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kinerja sehari-hari,” tegasnya.

Perlombaan ini tak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga bagian dari gerakan pelestarian budaya lokal yang semakin tergerus zaman.

Lewat semangat kemerdekaan ini harapannya, bisa meningkatkan semangat kebersamaan dan cinta budaya di tengah modernisasi.

Visited 1 times, 1 visit(s) today