KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Pemerintah dan elemen masyarakat Tanahlaut (Tala) tak sekadar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia (RI), Minggu (17/8/2025). Lebih dari itu, di bawah kepemimpinan Bupati H. Rahmat Trianto dan Wakil Bupati M. Zazuli terasa Istimewa.
Pertama secara swadaya masyarakat setempat membuat bendera Merah Putih sepanjang 80 meter. Secara gotong royong bender aitu berkibar. Membentang dari perkampungan ke lokasi peringatan HUT RI.
Bupati Rahmat Trianto mengapresiasi keterlibatan masyarakat. “Kami telah memberikan piagam penghargaan kepada mereka yang melaksanakan pengibaran bendera merah putih. Serta kirab dari desa mereka hingga ke lokasi upacara hari ini,” ungkapnya usai memimpin upacara.
Rahmat Trianto juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT RI sebagai pengingat pentingnya persatuan. “Mari kita jaga kebersamaan dan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa, sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Hal Istimewa kedua adalah kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Tala yang pro rakyat. Jika di daerah lain ada yang menaikkan pajak bumi dan bangunan (PBB). Rahmat dan Zazuli justru sebaliknya. Malah menurunkan hingga 75 persen.
Rahmat menyebut masyarakat tak perlu risau terkait kewajiban pajang. Karena adanya kebijakan pengurangan. “Sebenarnya kami ingin memberikan potongan 80% sesuai dengan HUT ke-80 RI, namun kami tetap memberikan keringanan yang signifikan,” jelas Rahmat.
Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak, Pemkab Tala menyediakan doorprize berupa mobil dan sepeda motor bagi para pembayar pajak kendaraan bermotor. “Ini bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar masyarakat taat membayar pajak,” tutup Bupati.





