KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala), H. Rahmat Trianto secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Paguyuban TK Negeri Provinsi Kalimantan Selatan. Acara ini berlangsung di Gedung Paraduta Kodim 1009 Tanah Laut, pada Minggu malam (13/04).
Acara selama dua hari ini terlaksana dari program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut. Sedikitnya ada 970 orang peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Rahmat mengapresiasi positif terselenggaranya kegiatan ini. Dia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, khususnya yang datang dari luar daerah.
Menurutnya, profesi guru taman kanak-kanak merupakan peran yang sangat luar biasa dan penuh tantangan. Ini karena berhadapan langsung dengan anak-anak usia dini yang membutuhkan perhatian dan kesabaran tinggi.
“Ibu-ibu semua lah yang membuat cikal bakal, tombak dasar membentuk karakter sejak dini. Anak-anak di ajarkan bagaimana menghormati orang lain dan memahami hubungan sosial,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati H. Muhammad Zazuli, Ketua TP-PKK Tanah Laut, Ketua GOW Tanah Laut, jajaran Forkopimda, DPRD Tanah Laut, Kepala SKPD, Kepala Bank Kalsel, serta Ketua Paguyuban TK Negeri Provinsi Kalimantan Selatan.
Rapat kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja tahun sebelumnya. Selain itu, merumuskan program kerja mendatang, serta mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai permasalahan di lingkup pendidikan anak usia dini.
Lebih lanjut, Bupati Rahmat menekankan pentingnya para guru untuk terus mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam era digitalisasi saat ini.
“Anak-anak kita hampir 85% mengenal sesuatu dari handphone atau media digital lainnya. Maka, para pengajar harus mampu menggunakan teknologi secara bijak dalam mendidik anak-anak,” katanya.
Ia berharap, hasil dari rapat kerja ini tidak hanya berdampak pada TK Negeri, tetapi juga bisa ditularkan kepada seluruh TK swasta di Kalimantan Selatan. Sinergi antara paguyuban, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya pun diharapkan semakin kuat. Demi terwujudnya generasi masa depan yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berakhlak mulia.





